"Ketika Inggris sudah unggul 2-0 atas Panama dan Kane mencetak gol kedua, menurut saya pertandingan praktis sudah selesai. Saya akan langsung menariknya keluar."
Istirahat 20 Menit Dinilai Sangat Berarti
Mantan penyerang Manchester United itu menjelaskan bahwa tambahan waktu istirahat sekitar 20 menit dapat membantu menjaga kondisi fisik Kane menjelang laga berikutnya.
Menurut Rooney, menit-menit akhir pertandingan justru menjadi fase yang paling menguras energi pemain.
"Justru 20 menit terakhir pertandingan biasanya paling melelahkan. Di situlah tenaga pemain mulai terkuras," jelasnya.
Minta Tuchel Belajar dari Era Southgate
Rooney juga berharap Thomas Tuchel tidak mengulangi pola yang diterapkan Gareth Southgate ketika masih menangani Inggris.
Ia menilai Southgate terlalu sering mempertahankan Kane di lapangan hingga pertandingan berakhir, meskipun tim sudah berada dalam posisi aman.
"Kami sudah melihat situasi seperti ini pada era Gareth Southgate. Kane hampir tidak pernah ditarik keluar lebih awal. Saya berharap Thomas Tuchel bisa mengambil pelajaran dan memberikan kesempatan beristirahat kepada Kane ketika pertandingan sudah terkendali," tambah Rooney.
Ketajaman Kane Tetap Jadi Kunci Inggris
Harry Kane memang selalu menjadi sosok penting bagi Inggris di turnamen besar. Pada Piala Dunia 2018 di Rusia, ia bermain penuh dalam lima dari tujuh pertandingan yang dijalani The Three Lions.
Sementara pada Piala Dunia 2022 di Qatar, Kane tampil selama 90 menit dalam tiga dari lima pertandingan Inggris.
Kini, memasuki babak gugur Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel dihadapkan pada tantangan menjaga keseimbangan antara memaksimalkan ketajaman Kane dan menjaga kondisi fisiknya agar tetap prima hingga akhir turnamen.