Namun sejarah Piala Dunia telah berkali-kali membuktikan bahwa fase gugur sering menghadirkan kejutan. Dalam pertandingan sistem gugur, satu gol atau satu kesalahan saja dapat mengubah jalannya turnamen.
Karena itu, tim-tim peringkat ketiga tetap memiliki peluang untuk menciptakan kejutan dan mengakhiri perjalanan negara-negara favorit lebih cepat dari perkiraan.
Dengan dimulainya babak 32 besar, perhatian pencinta sepak bola dunia kini tertuju pada aksi para kuda hitam yang siap menantang tim-tim elite demi mengamankan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.***