TITIKTEMU.CO – Tanjung Verde menjadi salah satu tim yang paling mencuri perhatian pada gelaran Piala Dunia 2026. Negara kepulauan kecil di Samudra Atlantik itu berhasil mencatatkan sejarah dengan menahan imbang dua mantan juara dunia pada fase grup.
Tim berjuluk Hiu Biru tersebut membuka kiprahnya dengan hasil mengejutkan setelah menahan Spanyol tanpa gol. Hasil imbang 0-0 itu menjadi salah satu kejutan terbesar pada turnamen tahun ini dan membuktikan bahwa Tanjung Verde bukanlah tim yang bisa dipandang sebelah mata.
Tak berhenti di situ, Tanjung Verde kembali menunjukkan daya saingnya saat menghadapi Uruguay. Dalam pertandingan yang berlangsung sengit, mereka berhasil memaksa wakil Amerika Selatan tersebut berbagi angka setelah laga berakhir dengan skor 2-2.
Baca Juga: Daftar Tim yang Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Yordania Menyusul Haiti, Turki dan Tunisia
Dua hasil positif melawan negara yang memiliki sejarah besar di sepak bola dunia membuat peluang Tanjung Verde untuk melaju ke babak gugur semakin terbuka.
Prestasi tersebut terasa semakin istimewa mengingat Tanjung Verde merupakan negara dengan jumlah penduduk yang relatif kecil. Berdasarkan data Bank Dunia, populasi negara yang terdiri dari 10 pulau itu tercatat kurang dari 525 ribu jiwa.
Meski berasal dari negara kecil, para pemain Tanjung Verde mampu tampil percaya diri dan memberikan perlawanan sengit kepada lawan-lawan yang secara tradisi lebih kuat.
Salah satu sosok yang menjadi perhatian adalah penjaga gawang Vozinha. Penampilannya yang impresif di bawah mistar gawang berperan besar dalam membantu tim meraih hasil positif selama fase grup.
Popularitas sang kiper pun melonjak drastis. Akun media sosial Instagram miliknya yang sebelumnya hanya memiliki sekitar 40 ribu pengikut kini dilaporkan mengalami peningkatan luar biasa hingga mencapai jutaan pengikut setelah aksinya melawan Spanyol dan Uruguay menjadi sorotan dunia.
Dengan performa yang terus meningkat, Tanjung Verde kini menjadi salah satu tim kejutan yang layak diperhitungkan dalam persaingan Piala Dunia 2026. Jika mampu mempertahankan konsistensi permainan, bukan tidak mungkin Hiu Biru akan melanjutkan kisah sensasional mereka ke babak gugur.***