olahraga

Kursi Panas Timnas Indonesia Lowong: Era Kluivert Berakhir, Garuda Masih Mencari Arah Baru

Minggu, 26 Oktober 2025 | 17:30 WIB
Menyoroti kekosongan kursi kepelatihan Timnas Indonesia usai juru taktik asal Belanda, Patrick Kluivert dipecat PSSI. (Instagram.com/@patrickkluivert)

Pengamat sepak bola nasional, Bung Binder, ikut menanggapi keputusan PSSI.

Baca Juga: Drama Aset Sandra Dewi: Antara Endorsement, Cinta, dan Jejak Korupsi Timah

Dalam kanal YouTube miliknya, ia menyoroti performa tim yang dinilainya tidak berkembang.

“Kalau berbicara target, ya jelas tidak tercapai. Tapi yang lebih disayangkan adalah permainan Indonesia jadi tidak jelas arahnya,” ujar Binder.

Ia bahkan melontarkan analogi yang cukup pedas. “Nol poin di Round 4 itu ibarat dapat telur busuk.

Bukan telur asin yang masih bisa dimakan. Ini benar-benar buruk,” kritiknya.

Menurutnya, Timnas di era Kluivert tampil tanpa organisasi permainan yang kuat.

Transisi lambat, koordinasi antar lini lemah, dan minim kreativitas menjadi masalah utama.

Baca Juga: Babak Baru Perseteruan Lisa Mariana vs Ridwan Kamil: Status Tersangka, Tapi Tidak Ditahan

PSSI Cari Pengganti: Siapa Berikutnya?

Pasca kepergian Kluivert pada 16 Oktober 2025, PSSI kini bergerak mencari pelatih baru.

Nama-nama kandidat mulai beredar di publik, baik dari pelatih lokal maupun asing.

Beberapa nama yang santer dibicarakan di kalangan suporter antara lain:

  • Luis Milla – mantan pelatih Timnas Indonesia
  • Thomas Doll – sukses bersama Persija
  • Kim Pan-gon – pelatih timnas Malaysia
  • Pelatih Eropa dengan lisensi UEFA Pro (nama masih dirahasiakan)

PSSI belum memberikan bocoran siapa yang paling dekat dengan kursi panas tersebut.

Namun, Erick Thohir memastikan sosok pelatih baru harus punya karakter kuat dan mampu membangun fondasi permainan yang jelas.

Halaman:

Tags

Terkini