olahraga

Berapa Gaji Patrick Kluivert? Ini Bocoran Nilai Kontrak dan Kompensasinya sebagai Pelatih Timnas Indonesia

Rabu, 15 Oktober 2025 | 09:57 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert (Instagram.com/@patrickkluivert9)

TITIKTEMU.CO – Nasib Patrick Kluivert sebagai pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia kini berada di ujung tanduk setelah kegagalan skuad Garuda melaju ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Ironisnya, hasil yang diraih Kluivert justru berbanding terbalik dengan nilai kontrak dan gaji fantastis yang diterimanya selama menukangi tim Merah Putih.

Pelatih asal Belanda itu resmi ditunjuk oleh PSSI pada Januari 2025 menggantikan Shin Tae-yong, dengan harapan membawa wajah baru bagi sepak bola nasional. Namun, dari enam pertandingan kualifikasi yang dijalani, performa Garuda justru menurun dengan catatan empat kekalahan dan dua kemenangan.

Baca Juga: Menanti Nasib Nama Patrick Kluivert di Meja PSSI: Gagal Capai Target Piala Dunia, Tuntutan Pergi dari Kursi Pelatih Menggema di Medsos

Timnas Indonesia hanya mampu mencetak lima gol dan kebobolan 15 kali, yang memicu kekecewaan luas dari para pendukung. Tagar #KluivertOut pun menggema di media sosial sebagai bentuk protes atas hasil buruk tersebut.

Gaji Kluivert Tembus Rp1,5 Miliar Per Bulan

Sebagai salah satu legenda sepak bola Eropa, Patrick Kluivert memang memiliki nilai ekonomi tinggi. Total kekayaan bersihnya diperkirakan mencapai USD 15 juta atau sekitar Rp240 miliar, hasil dari kariernya di klub-klub elite seperti Ajax Amsterdam, AC Milan, dan Barcelona, serta aktivitasnya sebagai analis dan duta sepak bola setelah pensiun.

Sumber internal PSSI menyebutkan bahwa gaji Kluivert di Timnas Indonesia berada di kisaran Rp1,3 hingga Rp1,5 miliar per bulan.
Nominal tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan Shin Tae-yong di periode terakhirnya, namun tetap menjadikan Kluivert sebagai salah satu pelatih dengan bayaran tertinggi di Asia Tenggara.

Baca Juga: Cak Imin Bela Renovasi Ponpes Al Khoziny Pakai APBN: “Kalau 1.900 Santri Belajar di Mana?”

Besarnya gaji itu diharapkan sebanding dengan hasil di lapangan. Namun sejauh ini, performa skuad Garuda di bawah arahannya justru belum mampu memenuhi ekspektasi publik.

Kontrak Panjang Jadi Dilema PSSI

Masalah lain yang kini menghantui PSSI adalah soal kontrak Kluivert.
Pelatih berusia 49 tahun itu masih memiliki masa kerja hingga awal 2027, atau sekitar 14 bulan tersisa.

Artinya, bila federasi memutuskan untuk mengakhiri kerja sama lebih awal, maka PSSI wajib membayar kompensasi sisa kontrak dengan nilai yang tidak sedikit.

Diperkirakan, total kompensasi yang harus dibayarkan mencapai Rp37,8 miliar.
Kondisi ini bisa membuat keuangan PSSI terbebani, terlebih mereka juga masih memiliki kewajiban membayar sisa kompensasi pemutusan kontrak pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong.

Halaman:

Tags

Terkini