Di musim 2023-2024, ketika Bojan bergabung, Persib tengah berada di posisi ke-16 klasemen, nyaris masuk zona degradasi usai berpisah dengan pelatih sebelumnya, Luis Milla.
Namun, hanya dalam waktu singkat, Bojan berhasil membalikkan keadaan dan membawa Maung Bandung ke puncak kejayaan.
Transformasi dan Keteguhan dalam Tantangan
Kiprah Bojan Hodak menunjukkan bagaimana sebuah transformasi besar bisa terjadi jika dilakukan dengan kerja keras, strategi tepat, dan semangat juang yang tinggi.
Dari tim yang nyaris terdegradasi, Persib kini menjadi tim yang mendominasi dua musim terakhir Liga 1.
Sosok Pelatih yang Diidolakan Bobotoh
Dengan gelar pelatih terbaik dan dua trofi Liga 1 yang berhasil diraih bersama Persib, nama Bojan Hodak kini lekat di hati para bobotoh.
Ia tak hanya menjadi pelatih, tetapi juga simbol kebangkitan dan harapan baru bagi sepak bola Bandung.***