Upaya Belanda ditanggapi dengan pertahanan tangguh Turki yang memberikan sedikit ruang bagi lawan mereka untuk bermain.
Perjuangan Belanda terlihat kurang tajam, karena penyerang Memphis Depay dan Gakpo terlihat datar. Performa ini mendorong pelatih Ronald Koeman memasukkan Wout Weghorst di awal babak kedua.
Meskipun penyerang tengah yang mengesankan itu terlihat mengganggu pertahanan Turki, di sisi lain justru peluang berikutnya adalah untuk Turki.
Baca Juga: 12 Amalan Di Bulan Muharram Yang Bisa dilakukan
Tendangan bebas Guler pada menit ke-56 berhasil dibelokkan melewati tembok pertahanan Belanda, namun membentur bagian luar tiang gawang.
Sepuluh menit kemudian, kiper Belanda Bart Verbruggen berhasil menggagalkan tembakan tajam Baris Alper Yilmaz dan Kaan Ayhan gagal menepis bola pantul saat Weghorst menghalaunya.
Belanda terus menekan dan, ketika pertahanan Turki semakin kacau, mereka akhirnya membuat terobosan melalui umpan silang Depay yang disambut De Vrij yang tidak terkawal untuk disundulnya menjadi gol pada menit ke-70.
Baca Juga: Program Beasiswa bagi 1.000 Santri Sudah Dibuka, Cek Syarat dan Ketentuannya
Reli terus berlanjut dan tinggal menunggu waktu sebelum Belanda meraih gol kedua, enam menit kemudian ketika Gakpo menekan Muldur setelah umpan silang Dumfries.
“Awalnya kami ceroboh dengan terlalu banyak kehilangan penguasaan bola,” kata De Vrij. "Mereka menekan kami ke belakang dan kemudian kami tertinggal melalui sundulan dari tendangan sudut. Namun kami tetap percaya. Anda telah melihat di pertandingan lain bahwa gol bisa datang terlambat. Dan hal itu juga terjadi pada kami."
Baca Juga: INFO HAJI 2024 : Lebih Dari 100 Ribu Jemaah Haji Sudah tiba Di Tanah Air
Tim Turki yang tampak lelah, yang masih menggunakan sisa energinya dari dukungan fanatik dari sebagian besar penonton, dengan gagah berani berusaha untuk membawa pertandingan ke perpanjangan waktu. Tetapi upaya Turki dibendung oleh pertahanan tim Oranye dan Verbruggen kembali melakukan penyelamatan penting di masa tambahan waktu.
"Kami sangat sedih. Sulit untuk menemukan kata-kata saat ini. Kami semua emosional," kata gelandang Turki Salih Ozcan. "Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada fans kami, dukungan luar biasa yang kami dapatkan. Mereka mendukung kami dari pertandingan ke pertandingan."***