TITIKTEMU.CO, MUNICH - Jamal Musiala dan Florian Wirtz menginspirasi tuan rumah Euro 2024 Jerman meraih kemenangan pertandingan pembuka terbesar yang pernah ada di Kejuaraan Eropa saat tim asuhan Julian Nagelsmann mengalahkan Skotlandia dengan skor 5-1.
Musiala dan Wirtz, keduanya berusia 21 tahun, disebut-sebut sebagai pemimpin generasi baru Jerman dan mereka mencetak gol pembuka untuk mengarahkan tim menuju kemenangan.
Baca Juga: EURO 2024: Spanyol Tunjukkan Potensi Juara, Setelah Kalahkan Kroasia Tiga Gol Tanpa Balas
Upaya Skotlandia untuk menghindari kekalahan telak menjadi jauh lebih sulit setelah bek Ryan Porteous dikeluarkan dari lapangan pada menit ke-42 menyusul pelanggaran keras terhadap Ílkay Gündogan, yang setelah tinjauan VAR, mengakibatkan penalti Jerman dan kartu merah untuk pemain Watford itu.
Jerman berada di belakang Prancis, Inggris, dan Portugal sebagai favorit untuk muncul sebagai pemenang Euro 2024, menyusul periode penuh gejolak di bawah kepemimpinan Nagelsmann dan pendahulunya yang dipecat, Hansi Flick.
Baca Juga: EURO 2024: Italia Dikejutkan Oleh Gol Cepat Albania, Sebelum Mampu Meraih Kemenangan
Tersingkirnya babak grup di dua Piala Dunia sebelumnya, dan tersingkirnya Inggris di babak 16 besar di Euro 2020, telah membuat Jerman diabaikan dalam turnamen yang sulit saat mereka berusaha menjadi juara Eropa untuk pertama kalinya sejak 1996.
Namun ketegangan dan kekhawatiran para pendukung tuan rumah seakan menguap dalam 10 menit pertama, ketika pemain muda Bayer Leverkusen Wirtz mencetak gol pembuka menyusul permainan apik antara Toni Kroos, Ilkay Gundogan dan Joshua Kimmich.
Baca Juga: Begini Cara Menyimpan Daging Agar Tahan Lama, Jangan Dicuci!
Penyerang Bayern Munich Musiala kemudian menggandakan keunggulan Jerman pada menit ke-19 setelah bekerja sama dengan Kai Havertz dan meski poin sudah terlihat aman pada kedudukan 2-0, Jerman memastikannya ketika Havertz mencetak gol dari titik penalti menyusul pelanggaran Porteous terhadap Gundogan.
Bermain dengan 10 orang dan dengan dua pertandingan grup melawan Swiss dan Hongaria yang akan datang, pelatih Skotlandia Steve Clarke di babak kedua menggantikan penyerang Ché Adams dengan bek Grant Hanley.
Baca Juga: Ide Resep Daging Kurban, Begini Cara Membuat Empal Kuah Pedas yang Bikin Badan Trengginas
Perubahan tersebut sedikit membantu membendung keadaan, meski Skotlandia terus didominasi oleh tuan rumah. Niclas Füllkrug akhirnya mencetak gol keempat untuk Jerman pada menit ke-68 dan penyerang Borussia Dortmund itu mengira ia telah membuat skor menjadi 5-0 beberapa saat kemudian, namun VAR menganulirnya karena offside.
Gol bunuh diri Antonio Rüdiger pada menit ke-87 memberikan kegembiraan bagi sebagian besar pendukung Skotlandia, sebelum Emre Can mengakhiri kemenangan mutlak setelah mencetak gol kelima Jerman pada menit terakhir masa tambahan waktu.***