TITIKTEMU.CO - Kabar menarik datang dari megabintang sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo. Saat membela Al Nassr, Ronaldo ternyata sempat mencoba menjalani puasa Ramadan selama dua hari.
Informasi tersebut diungkapkan mantan pemain Al Nassr, Shaye Sharahili, dalam sebuah wawancara di platform Thmanyah. Dalam perbincangan itu, Sharahili membahas pengalaman para pemain lokal maupun asing ketika menjalani Ramadan di tengah padatnya jadwal kompetisi.
Pemain Arab Lebih Terbiasa Jalani Ramadan
Menurut Sharahili, bagi pemain Arab, berpuasa bukanlah kendala besar. Mereka telah terbiasa menjalankan ibadah Ramadan setiap tahun, sehingga ritme latihan dan pertandingan dapat disesuaikan dengan kondisi fisik selama berpuasa.
Namun situasinya berbeda bagi pemain asing. Banyak di antara mereka belum pernah merasakan puasa Ramadan atau menyesuaikan pola makan serta waktu istirahat seperti yang dijalani di negara-negara Arab. Perubahan jadwal makan dan tidur menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi mereka yang baru pertama kali merasakan atmosfer Ramadan di kawasan tersebut.
Karena itu, proses adaptasi kerap membutuhkan waktu, baik secara fisik maupun mental.
Ronaldo Ingin Rasakan Pengalaman Umat Muslim
Dalam wawancara tersebut, Sharahili juga mengungkapkan bahwa Ronaldo mencoba berpuasa selama dua hari pada Ramadan sebelumnya. Langkah itu disebut sebagai bentuk rasa ingin tahu sekaligus upaya memahami budaya lokal.
Baca Juga: Harga Emas Dunia Tembus USD5.108, Sentimen Bullish Menguat Usai Data PDB AS Melemah
Menurut Sharahili, keputusan tersebut murni inisiatif pribadi Ronaldo. Ia ingin merasakan langsung bagaimana umat Muslim menjalani puasa dari terbit fajar hingga waktu berbuka.
Meski hanya berlangsung singkat dan bukan komitmen jangka panjang, pengalaman tersebut menunjukkan sikap terbuka sang megabintang terhadap tradisi di lingkungan barunya.
Sharahili menambahkan, ada pula atlet yang meyakini puasa dapat memberikan manfaat kesehatan tertentu. Namun dalam kasus Ronaldo, hal itu lebih kepada pengalaman budaya dan solidaritas bersama rekan setimnya.
Kisah ini menjadi gambaran bagaimana pemain asing di Liga Arab Saudi berusaha beradaptasi, tidak hanya secara teknis di lapangan, tetapi juga dengan budaya dan tradisi setempat.***
Artikel Terkait
Update Harga Emas Antam 23 Februari 2026 Naik Rp16.000, Tembus Rp3.028.000 per Gram
Harga Emas Dunia Tembus USD5.108, Sentimen Bullish Menguat Usai Data PDB AS Melemah
Viral Kawanan Gajah Masuk Mess Karyawan PT Arara Abadi di Siak, Anak Gajah Terjebak Septic Tank Berhasil Diselamatkan
Diduga Gudang Petasan Terbakar di Depok Sleman, Warga Panik Usai Terdengar Letupan
Viral Satpol PP Tutup Lapak Ibu Penjual Sayur di Sumba Barat Daya, Picu Perdebatan soal Hak Berjualan