TITIKTEMU.CO, Pawai obor atau torch relay Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2024 dimulai dari Api Abadi Mrapen, Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan.
Pj gubernur Jateng menyerahkan obor api abadi ke salah satu ofisial atlet Peparnas dari Grobogan, Rahmad. Nana lantas mengibarkan bendera yang menandai dimulainya pawai obor.
Rahmad berjalan menuju mobil yang membawa api abadi sesuai rute pawai. Kegiatan berlangsung meriah karena disertai penyalaan kembang api dan sambutan para siswa.
“Api Abadi Mrapen tadi sudah kami lakukan pelepasan. Api obor ini akan dikirab melewati Boyolali, Karanganyar, Sukoharjo dan diinapkan di Stadion Manahan Surakarta,” terang Pj gubernur.
Baca Juga: Pemain Dan Wasit Yang Terlibat Insiden Di PON Dengan Sanksi Terberat
Pihaknya akan berupaya optimal dalam menyelenggarakan event, serta terus berkoordinasi dengan Kemenpora, Kemendagri, dan pihak terkait lainnya, baik menyangkut kesiapan venue, transportasi, penginapan, dan lainnya.
“Diikuti (Peparnas) 4.625 atlet dari 34 provinsi, sehingga kami terus berbenah. Masyarakat Jateng khususnya Solo Raya, akan memberikan yang terbaik,” bebernya.
Sementara, Ketua Pelaksana PB Peparnas Solo 2024, DB Susanto, menyampaikan, torch relay tersebut akan melintasi lima daerah kota/ kabupaten. Dari Grobogan akan menuju ke Kabupaten Boyolali, Karanganyar, Sukoharjo, dan berakhir di Kota Solo. Di masing-masing daerah yang dilewati, akan dilakukan penyambutan pawai obor.
Baca Juga: 21 Atlet Paralimpik Sragen Siap Unjuk Prestasi di Peparnas XVI Papua
Empat daerah tadi kecuali Grobogan yang dilewati torch relay, merupakan kabupaten/kota dengan wilayahnya digunakan sebagai venue kegiatan, termasuk arena pertandingan pada pesta olahraga disabilitas terakbar se-Tanah Air ini.
“Dengan kirab api Peparnas XVII ini, diharapkan seluruh masyarakat Jateng dapat merasakan antusiame dan kesiapan yang matang pada event besar Peparnas XVII,” ucapnya.
Pembawa api obor di lokasi Api Abadi Mrapen, Rahmad mengatakan, dirinya tadi membawa api dari titik api Mrapen ke mobil kirab. Dengan persiapan yang sudah dilakukan, mantan atlet cabor catur ini berharap, pada Peparnas XVII, Jateng bisa menjadi juara umum.
Artikel Terkait
Torang Bisa! Wujudkan PON XX dan Peparnas XVI Papua yang Aman dengan Prokes dan Vaksinasi
21 Atlet Paralimpik Sragen Siap Unjuk Prestasi di Peparnas XVI Papua
Sukses Pembukaan Peparnas XVI Papua dan Peran Pengamanan Kodam XVII/Cenderawasih