Wacana BUMN Akan Dikoperasikan. Dirut Liga Indonesia Baru (LIB): Kiamat industri olahraga mengintai jika BUMN Bubar!

photo author
Tim TITIK TEMU 01, TitikTemu.co
- Rabu, 7 Februari 2024 | 16:51 WIB
Direktur Utama LIB  Ferry Paulus (pic/pmjnews.com)
Direktur Utama LIB Ferry Paulus (pic/pmjnews.com)

TITIKTEMU.CO - BUMN menjadi koperasi dinilai bisa menjadi malapetaka bagi stabilitas ekosistem industri tanah air, khususnya industri olahraga.

Tak dapat dipungkiri, pesatnya perkembangan industri olahraga sebagai penopang pertumbuhan ekonomi nasional, tak lepas dari kontribusi positif dari BUMN yang terlibat aktif dengan segala bentuk dukungannya.

Baca Juga: BUMN Adalah Agen Perubahan Dalam Pembangunan Ekonomi, Erick Thohir: Isu Tak Sehat Jika Ingin Ubah BUMN Jadi Koperasi

Sinergi harmonis antara pemerintah dengan industri olahraga memang keniscayaan. Hal ini menjadi simbiosis mutualisme dan menumbuhkan iklim yang sehat bagi perekonomian nasional.

"Betapa tidak, bentuk dukungan melalui BUMN selama ini dilakukan dengan mengedepankan aspek profesional. Bukan sekedar penghibahan dana dari pemerintah kepada cabang olahraga seperti upaya konvensional dahulu kala,"kata Ferry Paulus, Direktur Utama Liga Indonesia Baru (LIB).

Ferry memcontohkan apa yang terjadi di dunia sepakbola saat ini. Menurutnya, dukungan luar biasa beberapa BUMN dalam pengembangan sepakbola profesional begitu nyata terlihat. Relasi yang terjadi adalah sebuah landscape di antara entitas bisnis korporasi.

"Artinya, stakeholder sepakbola seperti Liga dan klub profesional dituntut bekerjasama dengan saling memberikan benefit secara proporsional dengan BUMN yang terlibat,"tegas Ferry.

Menurut Ferry, hal ini mentrigger adanya kreativitas pelaku industri sepakbola untuk berada dalam track yang benar, karena B to B nya selalu berdasarkan prinsip industrialisasi.

Faktanya, kondisi ini juga berimbas kepada pertumbuhan sektor ekonomi lainnya seperti peningkatan UMKM dan berbagai level ekonomi daerah dan nasional lainnya.

Bahkan, sektor olahraga prestasi seperti timnas pun sudah melangkah lebih maju, karena mirip seperti dalam relasi bisnis di kompetisi, dukungan BUMN jelas nyata pemerintah hadir bagi timnas dan PSSI tidak hanya sekedar bantuan atas perhatian secara sosial, namun juga memberikan feedback mutualisme kepada value BUMN itu sendiri seperti halnya simbiosis mutualisme di kompetisi.

Jadi, pondasi yang dibangun atas kerjasama BUMN dan dunia olahraga, tidak hanya sepakbola, sepatutnya harus diteruskan bahkan ditingkatkan karena bentuknya sudah berbeda dengan era konvensional,

"Benar-benar akan menjadi malapetaka jika sampai terjadi perubahan bentuk BUMN menjadi koperasi, karena prinsip secara kelembagaan koperasi mungkin akan baik bagi anggota, tapi secara lebih luas tentu akan mengganggu stabilitas ekonomi dan industri yang dibangun," kata Ferry

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Promedia

Tags

Rekomendasi

Terkini

X