TITIKTEMU.CO, AMERIKA SERIKAT - Petenis remaja Amerika Serikat Coco Gauff memenangkan Grand Slam pertamanya di usia 19 tahun.
Gauff yang lolos untuk pertama kalinya lolos ke final AS Terbuka, menjadi juara di Flushing Meadow.
Baca Juga: Rekor Terbesar Sejak 22 Tahun Lalu, Timnas Indonesia U23 Gilas China Taipei
Ia menang atas juara Australia Terbuka Aryna Sabalenka dalam rubber set 2-6, 6-3, 6-2.
Sejak awal turnamen Coco Gauff memang sudah menjadi sorotan dan difavoritkan menjadi pesaing untuk memperebutkan gelar.
Baca Juga: Malam Minggu Menikmati Wedang Di Solo, Enaknya Dimana?
Gauff diprediksi bersaing menuju puncak menyusul kemenangan gelar Gauff di lapangan keras di Washington DC dan Cincinnati.
Gauff yang baru saja meraih dua gelar menjelang AS Terbuka menjadi yang terdepan di antara para penantang Big Apple, New York City.
Baca Juga: AS Terbuka 2023: Daniil Medvedev Gagalkan Final Impian, Tekuk Carlos Alcaraz di Babak Empat Besar
Di bursa persaingan turnamen AS Terbuka, Gauff dianggap bisa menjadi ancaman utama bagi petenis favorit tersebut.
Dan akhirnya, pemain Florida itu membuktikannya. Kepercayaan diri pada permainannya semakin meningkat. Salah satu pemain muda paling berbakat dalam sejarah tenis, menjuarai AS Terbuka dengan mengalahkan Aryna Sabalenka di Stadion Arthur Ashe.***
Artikel Terkait
Cetak gol ke gawang MU, Declan Rice buktikan layak dihargai Arsenal senilai hampir dua trilun rupiah
Nominasi Pemain Terbaik Dunia Ballon D'Or, Lionel Messi Favorit, Cristiano Ronaldo Tidak Masuk Dalam Daftar!
Nominasi Pemain Terbaik Dunia Ballon d'Or: Manchester City Sumbang Tujuh Pemain di Daftar Kandidat. MU Blug!
Petenis Remaja Putri Tuan Rumah Coco Gauff Pertama Kali Lolos ke Partai Puncak AS Terbuka
Erick Thohir Minta Pemain Jaga Tradisi Kemenangan
Timnas Indonesia U-23 Libas China Taipei 9-0, Fantastis