TITIKTEMU.CO, JAKARTA - Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) menggelar tasyakuran ulang tahun ke 25 yang jatuh pada tanggal 9 Agustus 2023. Tasyakuran HUT ke 25 IJTI dilaksanakan di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Rabu (9/8/2023) dengan mengangkat tema “Menumbuhkan Jurnalisme Positif, Menjaga Kemerdekaan Pers di Era Digital.”
Tasyakuran ini dihadiri Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi, Wakil Ketua Dewan Pers Agung Dharmajaya, Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri Totok Suryanto, Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers Yadi Hendriana, serta sejumlah pemimpin redaksi media televisi.
Baca Juga: Kawal Pemilu 2024, IJTI Resmi Teken MoU dengan KPU RI. Jurnalisme Positif Untuk Pemilu Damai
Ketua Umum IJTI Herik Kurniawan mengatakan dalam 25 tahun perjalanan IJTI telah banyak berkontribusi bagi kemajuan jurnalisme televisi di tanah air. Hal itu diwujudkan melalui berbagai program untuk meningkatkan kompetensi para jurnalis serta turut menjaga kemerdekaan pers dengan penuh rasa tangung jawab.
“Semenjak berdiri 25 tahun yang lalu, IJTI berkomitmen menjaga profesionalitas jurnalis televisi melalui berbagai kegiatan peningkatan kompetensi bagi anggota di berbagai daerah di tanah air,” kata Herik dalam sambutannya.
Baca Juga: Ada Lomba Mahardika Nada Nusantara Yang Tanamkan Nasionalisme Jelang 7 Agustus
Herik menambahkan IJTI juga tengah menggelorakan semangat jurnalisme positif sebagai upaya menciptakan jurnalisme yang berkualitas, bermartabat, mencerahkan dan bermanfaat bagi publik.
“Jurnalisme Positif akan menjadi pegangan bagi seluruh jurnalis televisi. Di mana jurnalis televisi tidak sekedar menyampaikan fakta namun juga mampu menyajikan informasi yang utuh lengkap serta solutif,” jelas Ketua Umum IJTI.
Baca Juga: iPhone 15 Bakal Tawarkan Opsi Memori Internal 2TB, Bakal Dirilis September? Ini Bocorannya
Sementara itu Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi saat memberikan sambutan mengatakan, tantangan jurnalis televisi kedepan kian beragam. Salah satunya teknologi AI yang kemungkinan bisa menggantikan tugas-tugas para jurnalis.
“Teknologi AI yang tengah berkembang telah membawa berbagai perubahan, salah satunya kemampuan menulis berita serta menjadi presenter berita televisi, ini tantangan yang harus dihadapi,” jelas Menkominfo.
Baca Juga: Hak Eks Pemegang Polis Jiwasraya Akan Diselesaikan, Erick Thohir Terus Mendorongnya
Lebih lanjut Menkominfo Budi Arie meminta agar IJTI terus menjaga kemerdekaan pers yang merupakan salah satu buah dari reformasi dengan penuh rasa tanggung jawab. Mengutip pernyataan seorang penulis besar Mark Twain, Menkominfo Budi Arie mengatakan “hanya ada dua hal yang bisa membawa terang di seluruh penjuru dunia, yakni matahari di atas langit dan pers di muka bumi.”