nasional

Naik Bus Sambil Fine Dining? Jakarta Punya Wisata Baru, Tiketnya Rp500 Ribu

Minggu, 26 Juli 2026 | 10:48 WIB

TITIKTEMU.CO-Bayangkan sedang menyantap steak, lalu pemandangan di balik kaca berubah dari bangunan tua Kota Tua menjadi gemerlap lampu Bundaran HI. Bukan restoran rooftop, bukan pula kereta wisata. Jakarta sedang mencoba sesuatu yang sedikit nyeleneh: makan malam mewah di dalam bus yang terus berjalan.

Konsep tersebut hadir lewat Open Dining Jakarta, layanan wisata kuliner terbaru dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta). Layanan ini memadukan makan malam, hiburan, cerita sejarah, dan panorama ibu kota dalam satu perjalanan.

Uji coba dijadwalkan berlangsung pada awal Agustus 2026. Sementara itu, pemesanan tiket sudah dibuka mulai 25 Juli melalui aplikasi Transjakarta yang terintegrasi dengan Klook.

Baca Juga: Musim Panas 2026 Bakal Bikin Dompet Menangis! Ini Deretan Film Bioskop yang Sulit Dilewatkan

Bus tingkat disulap jadi restoran berjalan

Jangan bayangkan bus wisata biasa dengan kursi berjajar dan jendela yang dibuka-tutup. Open Dining menggunakan bus tingkat yang bagian atasnya ditata menyerupai restoran fine dining.

Penumpang bisa memilih tiga jenis menu, yaitu hidangan Asia, Western, atau masakan lokal. Paket tiket Rp500.000 per orang sudah mencakup appetizer, main course, dan dessert.

Bagian yang paling menarik justru ada di atas kepala. Dek atas dilengkapi konsep panoramic sunroof sehingga penumpang dapat menikmati lanskap Jakarta selama perjalanan. Sementara itu, dek bawah memiliki mini pantry untuk menyiapkan makanan dan minuman.

Baca Juga: Direktur Bandung TV Alit Suwirya Resmi Nahkodai ATVLI Periode 2026–2030, Terpilih Secara Aklamasi

Kapasitasnya memang tidak besar. Setiap perjalanan hanya menyediakan 30 kursi, dengan frekuensi operasional sekitar dua sampai tiga perjalanan dalam sehari.

Dari Kota Tua menuju Bundaran HI

Rute bus wisata Jakarta ini akan membawa penumpang dari Kali Besar Barat menuju Bundaran HI. Perjalanan melewati sejumlah kawasan yang sudah menjadi wajah klasik sekaligus modern ibu kota, termasuk Kota Tua dan Harmoni.

Karena beroperasi sore hingga malam, pengalaman yang ditawarkan bukan cuma soal makanan. Lampu gedung, jalanan kota, dan suasana Jakarta selepas matahari terbenam menjadi bagian dari paket wisata.

Baca Juga: Kenapa Generasi Sekarang Lebih Suka Nonton daripada Baca, Bukan karena Malas

Halaman:

Tags

Terkini