Operasi di Singapura Jadi Jalan Terakhir
Setelah berbagai metode dicoba tanpa hasil memuaskan, Hotman akhirnya menjalani operasi di sebuah rumah sakit di Singapura pada awal Juli lalu.
Usai tindakan medis itu, dokter menyarankan agar dirinya beristirahat setidaknya selama dua minggu supaya proses penyembuhan berjalan optimal.
Baca Juga: BRI Masuk Daftar Top 1.000 Bank Dunia 2026, Bertahan di Peringkat 132 Global Versi The Banker
Namun seperti yang dikenal publik selama ini, Hotman tetap memilih bekerja. Di tengah masa pemulihan, ia masih menangani sejumlah aktivitas profesional, termasuk mendampingi Febrie Adriansyah dalam perkara yang sedang dihadapi.
Keputusan tersebut ternyata membuat proses pemulihannya tidak berjalan sesuai harapan.
Kekhawatiran Terbesar: Kehilangan Kemampuan Berjalan
Hotman mengungkapkan bahwa rasa sakit akibat saraf kejepit sempat menjalar hingga ke bagian kaki selama beberapa bulan terakhir.
Baca Juga: Profil & Biodata Rinoa Aurora Senduk, Asal, Agama dan Kehidupan Banyak Dicari Warganet
Kondisi itu memunculkan kekhawatiran yang sangat serius. Ia mengaku takut mengalami kelumpuhan apabila terus memaksakan diri bekerja tanpa memberikan waktu istirahat yang cukup bagi tubuhnya.
Kesadaran itulah yang akhirnya membuatnya mengambil keputusan yang tidak mudah.
Memilih Kesehatan daripada Memaksakan Diri
Dua hari sebelum pengumuman resmi disampaikan kepada publik, Hotman mengaku telah memberi tahu Febrie Adriansyah mengenai keputusannya untuk mengundurkan diri sebagai pengacara.
Menurutnya, kesehatan harus menjadi prioritas karena risiko yang dihadapi tidak bisa lagi dianggap ringan. Melanjutkan pekerjaan di tengah kondisi fisik yang belum pulih justru berpotensi memperburuk keadaan.
Keputusan ini menjadi pengingat bahwa sepadat apa pun aktivitas seseorang, tubuh tetap memiliki batas yang tidak bisa diabaikan. Bagi Hotman Paris, mundur dari sebuah perkara besar bukanlah soal kehilangan profesionalisme, melainkan langkah realistis demi menjaga kesehatan dan mencegah kondisi yang lebih serius di masa mendatang.***