nasional

Banyak Dikritik, The East Palace Malah Melesat ke Puncak Netflix Korea. Kenapa Bisa?

Kamis, 23 Juli 2026 | 21:14 WIB

Bukan hanya digemari di Korea Selatan, performa The East Palace juga cukup mengesankan di pasar internasional.

Berdasarkan data FlixPatrol, serial ini berhasil menempati posisi keempat dalam daftar serial TV Netflix paling banyak ditonton di dunia hanya tiga hari setelah perilisannya. Tak hanya itu, The East Palace juga berhasil masuk Top 10 Netflix di 81 negara dan wilayah.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa kisah dengan nuansa budaya Korea tetap memiliki daya tarik besar bagi penonton internasional.

Baca Juga: Job Fair Jakarta Timur 2026 Resmi Dibuka! Ribuan Lowongan Menanti, Begini Cara Daftarnya

Cerita Misterius dengan Mitologi Korea

The East Palace mengikuti perjalanan Gucheon, pria yang mampu berpindah antara dunia manusia dan dunia roh. Bersama Saenggang, seorang pelayan istana yang menyimpan kemampuan istimewa, mereka mendapat tugas dari sang raja untuk mengungkap kutukan yang menyelimuti Putra Mahkota.

Konflik supernatural, intrik kerajaan, dan mitologi khas Korea menjadi fondasi utama cerita. Unsur inilah yang membuat banyak penonton penasaran meski serialnya menuai kritik.

Comeback Nam Joo Hyuk Jadi Sorotan

Drama ini juga memiliki nilai emosional tersendiri karena menjadi proyek akting pertama Nam Joo Hyuk setelah menyelesaikan wajib militernya.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Platform Nonton Drama China Terbaru 2026 Gratis dengan Subtitle Indonesia Bukan LK21, Drakorindo, dan IndoXXI

Sementara itu, Noh Yoon Seo menjalani debut drama kolosal sebagai Saenggang, karakter yang mampu mendengar suara para arwah. Kehadiran Cho Seung Woo sebagai raja semakin memperkuat kualitas jajaran pemeran utama.

Deretan aktor pendukung seperti Kwak Dong Yeon, Jang Young Nam, Tae In Ho, Hwang Young Hee, Hong Seo Jun, hingga Lee Hong Nae turut meramaikan cerita.

Kritik Tetap Ada, Penonton Tetap Berdatangan

Meski angka penontonnya terus meningkat, The East Palace belum sepenuhnya lepas dari kontroversi.

Sebagian penonton menganggap akting beberapa pemain terasa kurang meyakinkan. Ada pula yang menilai konsepnya memiliki kemiripan dengan film Constantine maupun serial Stranger Things. Efek visual berbasis CGI juga menjadi salah satu aspek yang paling sering dikritik.

Halaman:

Tags

Terkini