TITIKTEMU.CO - Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, tengah menjadi sorotan setelah muncul temuan dugaan 100 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diduga tidak memiliki keberadaan fisik di lapangan.
SPPG sendiri merupakan unit yang berperan dalam mendukung distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Temuan ini muncul setelah Badan Gizi Nasional (BGN) menurunkan tim investigasi untuk melakukan pengecekan langsung ke sejumlah lokasi.
Ditemukan Dugaan 100 Titik SPPG Tidak Berwujud
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, menyampaikan bahwa dari sekitar 300 titik SPPG yang terdata, terdapat kurang lebih 100 titik yang tidak ditemukan bangunannya saat dilakukan peninjauan di lapangan.
Baca Juga: Ramai Sensus Ekonomi 2026 Diprotes Warga, Soroti Petugas Tanpa Surat Tugas dan Risiko Keamanan Data
Menurutnya, hasil verifikasi menunjukkan adanya ketidaksesuaian data dengan kondisi faktual di sejumlah lokasi.
Lokasi Diduga Aneh, dari Hutan hingga Area Pemakaman
Ammy juga mengungkapkan bahwa sebagian titik SPPG yang tercatat berada di lokasi yang tidak lazim, seperti kawasan hutan, area persawahan, hingga dekat tempat pemakaman umum.
Temuan tersebut memunculkan dugaan adanya penyalahgunaan data atau pendaftaran titik yang tidak sesuai kondisi sebenarnya.
Pendaftaran SPPG Resmi Ditutup Sementara
Sebagai langkah tindak lanjut, pemerintah daerah memutuskan untuk menutup sementara pendaftaran SPPG di Cilacap. Selain itu, data titik yang terbukti tidak valid akan dihapus sebelum program dilanjutkan kembali.
Langkah ini diambil untuk memastikan proses pendataan lebih tertib dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca Juga: Viral Restorasi Kereta Jadi Co-Working Space, Penumpang Protes Tak Kebagian Meja di Kereta Makan KAI
Program MBG Tetap Berjalan