nasional

Polisi Periksa Sopir Taksi dan Masinis Usai Kecelakaan KRL–KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

Rabu, 29 April 2026 | 20:55 WIB
Foto ilustrasi Polisi memeriksa sopir taksi dan masinis (polri.go.id)

TITIKTEMU.CO-Insiden tabrakan yang melibatkan sebuah taksi dengan dua kereta api di kawasan Stasiun Bekasi Timur masih menjadi perhatian aparat kepolisian. Peristiwa yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek tersebut kini memasuki tahap penyelidikan lebih lanjut.

Pada Rabu, 29 April 2026, penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang dianggap mengetahui rangkaian peristiwa kecelakaan tersebut. Di antaranya adalah sopir taksi yang kendaraannya terlibat dalam tabrakan serta masinis kereta yang berada di jalur saat kejadian berlangsung.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, membenarkan agenda pemeriksaan tersebut. Ia menjelaskan bahwa kedua pihak akan dimintai keterangan sebagai saksi guna membantu penyidik menyusun gambaran utuh mengenai kronologi kejadian.

Baca Juga: Ironi Era Digital: Aplikasi Wellness Semakin Banyak, Tapi Rasa Sepi Justru Meningkat

Menurutnya, proses pemeriksaan ini menjadi bagian penting dalam mengungkap apa sebenarnya yang terjadi sebelum tabrakan berlangsung.

“Iya, dijadwalkan hari ini,” ujar Budi Hermanto saat dikonfirmasi pada Rabu (29/4/2026).

Pemeriksaan ini tidak hanya fokus pada keterangan dari sopir taksi, tetapi juga melibatkan masinis kereta. Kedua pihak dianggap memiliki informasi yang dapat membantu penyidik memahami situasi di lapangan, mulai dari kondisi jalur, posisi kendaraan, hingga momen sebelum kecelakaan terjadi.

Dalam proses penyelidikan, kepolisian tidak bekerja sendiri. Penanganan kasus ini juga melibatkan sejumlah lembaga yang memiliki kewenangan di bidang transportasi dan keselamatan.

Baca Juga: Megaproyek Rp532 Triliun Thailand Siap Saingi Selat Malaka, Jalur Baru Perdagangan Dunia?

Di antaranya adalah Komite Nasional Keselamatan Transportasi atau KNKT serta PT Kereta Api Indonesia yang turut berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

Kolaborasi tersebut dilakukan agar penyelidikan dapat berjalan secara menyeluruh. Tidak hanya melihat dari sisi hukum, tetapi juga dari aspek teknis keselamatan transportasi.

Budi Hermanto menjelaskan bahwa penyidik saat ini masih berupaya mengurai rangkaian peristiwa yang menyebabkan kecelakaan tersebut terjadi. Setiap detail akan diperiksa secara teliti, mulai dari faktor manusia, kondisi kendaraan, hingga kemungkinan adanya unsur kelalaian.

Baca Juga: Horor yang Menyindir Sistem, Ghost in the Cell Film Paling Gelap Joko Anwar Tahun Ini

“Kasus ini masih dalam tahap penyidikan dan kami terus berkoordinasi dengan KAI serta KNKT. Penyidik sedang mendalami rangkaian kejadian secara komprehensif,” jelasnya.

Halaman:

Tags

Terkini