Niat ini cukup dibaca dalam hati, namun boleh dilafalkan agar lebih mantap.
Baca Juga: Yamaha X-Ride 125 2026 Resmi Dijual Rp20 Jutaan! Skutik Adventure Tangguh dengan Gaya Maskulin
Niat Mandi Wajib Karena Hadas Besar
Bagi yang wajib mandi karena janabah atau hadas besar, berikut bacaan niatnya:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
Nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbari minal janabati fardhan lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku berniat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari janabah, fardhu karena Allah Ta’ala.”
Niat ini dibaca tepat sebelum air pertama mengguyur tubuh, dengan menghadirkan kesungguhan dalam hati.
Baca Juga: Viral Fenomena Rocadoh di Mall Indonesia, Tren Baru Rombongan Pencari Jodoh
Tata Cara Mandi Wajib yang Benar
Agar mandi wajib sah, ada urutan yang perlu diperhatikan:
- Membaca niat sebelum mandi.
- Membasuh kedua tangan tiga kali.
- Membersihkan kemaluan dan bagian tubuh yang kotor.
- Berwudhu seperti hendak shalat.
- Mengguyur kepala tiga kali hingga merata ke akar rambut.
- Menyiram tubuh bagian kanan tiga kali, lalu kiri tiga kali.
- Memastikan lipatan tubuh seperti ketiak, sela jari, pusar, dan belakang telinga terkena air.
- Menyempurnakan mandi hingga seluruh tubuh bersih.
- Mandi wajib tidak sah jika ada bagian tubuh yang tidak terkena air.
Doa Setelah Mandi Wajib
Sebagai penyempurna, dianjurkan membaca doa berikut setelah selesai mandi:
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ
Asyhadu an laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa Rasuluhu, allahumma-jalni minattawwabina, waj-alni minal-mutathahirrina.