Meski begitu, para ahli mengingatkan bahwa manfaat tersebut harus diimbangi dengan kajian ekologis menyeluruh.
Baca Juga: Jejak Pagi di Kampus IPB: Kisah Masa Kecil Purbaya yang Membentuk Sosok Menkeu Tangguh
Studi Menunjukkan Risiko terhadap Habitat Ikan
Penelitian ini memeriksa perubahan lingkungan selama dua bulan pada musim panas dan musim dingin di sejumlah waduk.
Salah satu temuan penting adalah bahwa pendinginan pada musim panas bisa menguntungkan ikan air dingin—tetapi efek ini baru terlihat signifikan jika cakupan panel melebihi 50 persen dari luas waduk.
Pengaruh terhadap dinamika oksigen juga dapat menentukan apakah suatu waduk masih layak untuk spesies ikan tertentu.
Baca Juga: Di Balik Ramai Baju Bekas: Dukungan Ekonom untuk Langkah Tegas Menkeu Purbaya Jaga Industri Lokal
Perubahan kecil sekalipun dapat memicu ketidakseimbangan yang berdampak panjang.
Pakar Ingatkan Pentingnya Pengawasan Jangka Panjang
Para peneliti menekankan perlunya pemantauan berkelanjutan sebelum teknologi ini digunakan secara luas.
Bredeweg mengingatkan bahwa sejarah telah menunjukkan bagaimana proyek besar seperti pembangunan bendungan dapat menimbulkan dampak tak terduga pada ekosistem air tawar.
“Mengerti risiko ekologis dari fotovoltaik terapung sangat penting untuk memberi arahan kepada regulator dan memastikan tujuan energi bersih tidak mengorbankan keseimbangan alam,” tuturnya.***