“Kita akan bentuk Tim Percepatan Program Pembangunan Unggulan bersama Menko Perekonomian,” ujarnya.
Tim ini dirancang untuk mempercepat proyek-proyek strategis dan memperbaiki iklim investasi lewat pendekatan lintas sektor.
Lebih menarik lagi, Purbaya juga membuka saluran aduan bagi pelaku usaha yang menghadapi hambatan investasi.
Ia berjanji, setiap pekan akan meluangkan waktu khusus untuk membedah dan menyelesaikan persoalan yang dilaporkan.
“Saya akan gelar perkara tiap minggu. Siapa yang ngadu, siapa yang diadukan, semuanya kita dudukkan bareng sampai tuntas,” tegasnya.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Tegaskan Cukai Rokok 2026 Tidak Naik, Kritik dan Dukungan Bermunculan
Sinyal Kuat bagi Pasar dan Investor
Langkah Purbaya ini menjadi sinyal positif di tengah gejolak ekonomi global. Banyak pihak menilai, gaya komunikatif dan terbuka dari Menteri Keuangan baru ini bisa menjadi “angin segar” bagi dunia investasi Indonesia.
Para pengamat ekonomi juga melihat langkah ini sebagai strategi untuk membangun kepercayaan investor sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.
Kesimpulan: Dari Kantor Pajak Menuju Reformasi Ekonomi
Pertemuan di Kantor Pajak hari itu bukan sekadar basa-basi.
Purbaya tampaknya ingin menunjukkan bahwa reformasi ekonomi dimulai dari ruang dialog, bukan sekadar aturan di atas kertas.
Jika semua rencana berjalan sesuai arah, mungkin ke depan kita akan melihat iklim investasi Indonesia yang lebih sehat, cepat, dan bersahabat bagi pelaku usaha.***