nasional

VIRAL Lomba Agustusan di RSUD Daya Makassar, Benarkah Ada Kaitannya dengan Pasien Meninggal?

Senin, 18 Agustus 2025 | 09:31 WIB
VIRAL Lomba Agustusan di RSUD Daya Makassar, Benarkah Ada Kaitannya dengan Pasien Meninggal?

TITIKTEMU.CO - Sebuah video yang memperlihatkan perlombaan peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80 di RSUD Daya Makassar, Sulawesi Selatan, menjadi viral di media sosial. Acara yang berlangsung pada Jumat (15/8) di area lobi lantai dasar rumah sakit ini menuai sorotan setelah beredar kabar bahwa perlombaan tersebut diduga bertepatan dengan meninggalnya seorang pasien di ruang ICU lantai dua.

Wisnu, selaku Humas RSUD Daya Makassar, memberikan klarifikasi terkait isu tersebut. Ia memastikan bahwa kegiatan lomba tidak memiliki kaitan langsung dengan insiden meninggalnya pasien. Menurut penjelasannya, perlombaan berlangsung singkat, dimulai pukul 13.00 dan selesai sebelum pukul 16.00. Lokasi lomba berada di lantai satu, sedangkan pasien yang meninggal berada di ruang ICU lantai dua.

“Lomba diadakan hanya sebentar untuk memeriahkan HUT RI. Kebetulan ada pasien yang wafat di ruang ICU lantai dua pada waktu yang hampir bersamaan. Namun, kedua kejadian ini tidak saling berhubungan,” ujar Wisnu saat dikonfirmasi pada Sabtu (16/8).

Ia juga menambahkan bahwa pihak keluarga pasien tidak mengajukan keluhan kepada rumah sakit terkait perlombaan tersebut. Bahkan, RSUD Daya Makassar telah membantu proses pemulangan jenazah ke rumah duka dengan menyediakan ambulans. Wisnu menduga viralnya video terjadi karena keluarga pasien sempat melintas di area lobi saat perlombaan berlangsung dan kemungkinan merekam momen tersebut.

“Keluarga pasien kebetulan lewat ketika lomba sedang ramai. Mungkin mereka merekamnya dan akhirnya video itu menyebar di media sosial,” jelasnya.

Reaksi warganet terhadap video tersebut beragam. Sebagian menilai bahwa perlombaan kurang tepat dilakukan di lingkungan rumah sakit yang seharusnya menjadi tempat yang tenang bagi pasien dan keluarganya. Namun, ada pula yang memahami bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memeriahkan peringatan hari kemerdekaan tanpa bermaksud mengganggu kenyamanan pasien.

Peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi institusi kesehatan untuk lebih bijaksana dalam mengatur acara yang melibatkan publik, terutama di lingkungan rumah sakit yang membutuhkan suasana kondusif bagi proses penyembuhan pasien. Meski bertujuan positif, pemilihan waktu dan lokasi kegiatan harus mempertimbangkan sensitivitas kondisi sekitar agar tidak menimbulkan kontroversi di masyarakat.***

Tags

Terkini