nasional

Dedi Mulyadi Bongkar Alasan Larangan Study Tour Sekolah dan Tawarkan Strategi Jitu Dongkrak Pariwisata Jawa Barat

Sabtu, 26 Juli 2025 | 16:35 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (jabarprov.go.id)

TITIKTEMU.CO - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menegaskan sikapnya terkait larangan kegiatan study tour sekolah.

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 45/pk.03.03/kesra tentang 9 Langkah Pembangunan Pendidikan Jawa Barat Menuju Terwujudnya Gapura Panca Waluya.

Menurut Dedi, larangan ini bukan dibuat tanpa alasan. Ia menilai sebagian besar kegiatan study tour saat ini lebih mengutamakan sisi ekonomi daripada memberikan manfaat edukatif yang nyata bagi siswa.

Baca Juga: Viral Ibu Protes Sound Horeg, Kaca Rumah Nyaris Pecah! Warganet Desak Regulasi Lebih Tegas

Siswa Bukan Objek Ekonomi

Dalam unggahan video di Instagram pribadinya (26/7/2025), Dedi menyatakan,

> “Menjadikan anak sekolah sebagai alat untuk meningkatkan kunjungan wisata tidak memiliki dasar akademis maupun moral.”

Ia menegaskan bahwa peserta didik seharusnya tidak dijadikan target ekonomi.

Dedi juga menyinggung praktik komersialisasi lain di lingkungan sekolah, seperti penjualan buku LKS, seragam, hingga perlengkapan tambahan yang sering membebani orang tua.

“Pendidikan harus terbebas dari unsur-unsur eksploitatif. Jika siswa terus dijadikan bagian dari sistem ekonomi, maka nilai luhur pendidikan itu sendiri akan memudar,” tegasnya.

Baca Juga: Beasiswa JAPFA 2025 Masih Dibuka! Ini Cara Daftar dan Syarat Lengkapnya untuk Pelajar & Mahasiswa

Respon Terhadap Kritik Pelaku Wisata

Kebijakan larangan study tour menuai keberatan dari sebagian pelaku usaha pariwisata. Namun, Dedi menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap memiliki komitmen untuk mendorong sektor wisata.

Bedanya, strategi yang digunakan harus lebih sehat dan berorientasi pada pembangunan jangka panjang.

Halaman:

Tags

Terkini