TITIKTEMU.CO - Mantan penyidik senior KPK, Novel Baswedan, kini resmi menjabat sebagai Wakil Kepala Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Optimalisasi Penerimaan Negara.
Tim ini dibentuk untuk membantu pemerintah meningkatkan penerimaan negara, khususnya dari sektor non-pajak.
Salah satu sektor yang tengah disorot adalah perikanan tangkap, yang masih menyimpan banyak potensi penerimaan negara yang belum tergarap maksimal.
Baca Juga: Aktris Raline Shah Jadi Stafsus Menkomdigi, Ini Tugas dan Besaran Gajinya
Kunjungan Satgassus ke Pelabuhan Perikanan di Jawa Timur dan Bali
Dalam rangka mengoptimalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), Satgassus melakukan kunjungan lapangan ke dua lokasi penting:
- Pelabuhan Perikanan Mayangan, Probolinggo, Jawa Timur
- Pelabuhan Perikanan Benoa, Bali
Hasil pemantauan mengungkap sejumlah masalah yang berdampak pada hilangnya potensi PNBP dari sektor ini.
Masalah Utama: Kapal Tangkap Ikan Tanpa Izin Resmi
Ditemukan banyak kapal—baik yang berukuran di bawah maupun di atas 30 Gross Ton (GT)—beroperasi di wilayah laut lebih dari 12 mil dari garis pantai tanpa mengantongi izin penangkapan ikan.
Karena tidak memiliki izin resmi, hasil tangkapan ikan dari kapal-kapal ini tidak dapat dikenakan pungutan PNBP, sehingga negara kehilangan potensi pendapatan.
Rekomendasi Satgassus: Percepat Proses Perizinan Kapal
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Satgassus memberikan beberapa rekomendasi kepada pemerintah:
Mempercepat penyelesaian perizinan kapal penangkap ikan, agar kapal legal dan hasil tangkapannya bisa dikenai PNBP.