Kemenangan ini menjadikan Gukesh sebagai pecatur India kedua yang mampu mengalahkan Carlsen dalam format klasik di turnamen besar, setelah Rameshbabu Praggnanandhaa.
Banyak pihak melihat momen ini sebagai titik balik penting bagi perkembangan catur India.
Baca Juga: Ini Gaya PKK Tamantirto Gaungkan Pencegahan Stunting Lewat Kreativitas dan Olahraga
Pelatih Gukesh: “Dia Tidak Pernah Menyerah”
Pelatih Gukesh, Grandmaster Vishnu Prasanna, memberikan pujian tinggi kepada anak didiknya. Ia menyebut Gukesh sebagai pemain yang pantang menyerah, bahkan dalam situasi yang hampir pasti kalah.
“Dia terus berjuang, dan ketika waktu lawan menipis, peluang itu muncul.
Mungkin dia tidak berniat menang dari awal, tapi saya yakin dia sangat bahagia sekarang,” kata Prasanna.
Pertemuan Ulang Setelah Gukesh Jadi Juara Dunia
Pertandingan ini menjadi yang pertama antara Carlsen dan Gukesh sejak Gukesh menyandang gelar Juara Dunia. Carlsen sendiri baru kembali bermain dalam catur klasik setelah absen hampir satu tahun.
Dalam pertemuan pertama di babak awal turnamen, Carlsen sempat membalas dengan strategi agresif untuk menaklukkan Gukesh.
Momen Tak Terlupakan di Norway Chess 2025
Kemenangan D Gukesh atas Magnus Carlsen menjadi salah satu sorotan utama turnamen Norway Chess 2025.
Tidak hanya karena hasilnya yang mengejutkan, tapi juga karena menunjukkan bagaimana semangat juang dan mental baja mampu mengalahkan pengalaman dan reputasi.
Ini bukan hanya kemenangan pribadi bagi Gukesh, tetapi juga kemenangan bagi dunia catur India yang kini semakin diperhitungkan di panggung internasional.***