nasional

Pasca Insiden Ledakan Amunisi di Garut Yang Tewaskan 13 Orang Termasuk Seorang Kolonel, TNI Segera Sterilkan Lokasi

Senin, 12 Mei 2025 | 21:14 WIB
Potret lokasi peristiwa ledakan amunisi atau bahan peledak di Garut, Jawa Barat. (X.com/@g4r4ji)

TITIKTEMU.CO -Sebuah ledakan hebat mengguncang Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Senin pagi, 12 Mei 2025, sekitar pukul 09.30 WIB.

Peristiwa ini terjadi saat TNI Angkatan Darat (TNI AD) tengah melaksanakan proses pemusnahan amunisi yang sudah tidak layak pakai.

Baca Juga: Biodata Putri Karlina, Wakil Bupati Garut yang Dilamar Anak Dedi Mulyadi di GBLA

13 Orang Meninggal Dunia, Termasuk Personel TNI

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, menyampaikan bahwa jumlah korban jiwa akibat ledakan tersebut mencapai 13 orang.

Mereka terdiri dari empat anggota TNI AD dan sembilan warga sipil yang berada di sekitar lokasi.

Para korban telah dievakuasi ke RSUD Pameungpeuk, Garut, untuk mendapatkan penanganan lanjutan dan identifikasi.

Baca Juga: Ingin Jadi CPNS atau TNI Setelah Lulus Kuliah? Ini 8 Sekolah Kedinasan dengan Akreditasi Unggul

Empat Personel TNI Gugur dalam Tugas

Dalam keterangannya, Brigjen Wahyu merinci identitas anggota TNI yang gugur dalam kejadian tersebut, yaitu:

  • Kolonel Antonius Hirmawan, Kepala Gudang Pusat Amunisi III Pusat Peralatan TNI AD
  • Mayor Anda Rohanda, Kepala Seksi Administrasi Pergudangan
  • Kopral Dua Eri Triambodo
  • Prajurit Satu Aprio Seriyawan

Keempatnya merupakan bagian dari tim pemusnahan amunisi dan tengah bertugas saat kejadian tragis itu berlangsung.

Baca Juga: Profil Letjen TNI Kunto Arief Wibowo: Perjalanan Karir dan Dukungan Ayahnya, Try Sutrisno

Sembilan Korban Sipil Juga Tewas di Lokasi

Selain personel militer, sembilan warga sipil turut menjadi korban dalam insideSutrisn

Halaman:

Tags

Terkini