“Mungkin yang baru-baru misalnya skrining jiwa, kan dulu kita nggak pernah screening tuh. Karena skrining jiwa tuh mulai anak sekolah SD udah kita skrining,” jelas Menkes Budi.
Dukungan Infrastruktur Kesehatan yang Luas
Agar program ini bisa berjalan dengan efektif, pemerintah telah menyiapkan 10.000 Puskesmas dan 15.000 klinik yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Namun, perlu dicatat bahwa layanan ini hanya untuk skrining awal.
Jika hasil skrining menunjukkan indikasi adanya penyakit, pasien tetap perlu menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan pengobatan di fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.
Baca Juga: Pemkab Sragen Siap Sukseskan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Akan Kesehatan
Pemerintah berharap bahwa program ini tidak hanya memberikan layanan medis gratis, tetapi juga bisa meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Dengan adanya deteksi dini, masyarakat bisa lebih siap menghadapi potensi penyakit, mendapatkan pengobatan lebih cepat, dan mengurangi beban biaya medis jangka panjang.
Sebagai masyarakat, mari kita manfaatkan program ini sebaik-baiknya. Jaga kesehatan, karena kesehatan adalah aset berharga yang tidak tergantikan.***