Dengan semangat “Perempuan Berani Mengawasi dan Memilih”, harapannya adalah setiap perempuan dapat menjadi agen perubahan dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan damai.
Baca Juga: Awane Theovilla, Setelah Jadi Sarjana UGM Ingin Mengabdikan Ilmunya di Kampung Awabutu
Pesan yang disampaikan dalam acara ini menegaskan pentingnya peran perempuan sebagai pilar demokrasi.
Lebih dari sekadar pemilih, perempuan Indonesia diharapkan mampu mengambil peran aktif dalam mengawasi jalannya pemilu, memastikan bahwa suara mereka tidak hanya didengar, tetapi juga dihormati.
Pilkada 2024 bukan hanya milik kandidat atau penyelenggara, tetapi milik semua rakyat, terutama perempuan yang menjadi fondasi kuat demokrasi Indonesia.***