nasional

World Hydropower Congres Dibuka. Presiden : Semoga keindahan alam Bali menginspirasi kebijakan bumi lestari

Selasa, 31 Oktober 2023 | 23:36 WIB
Presiden Jokowi memukul kulkul tanda dibukanya World Hydropower Congress di Bali (31/10/2023) (BPMI Setpres)

TITIKTEMU.CO, BADUNG - World Hydropower Congress 2023 secara resmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Selasa, 31 Oktober 2023.

Kegiatan tersebut digelar di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) Kabupaten Badung, Bali.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengharapkan forum tersebut dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan bagi bumi yang lebih lestari.

Baca Juga: INFOLOKER : BUMN KAI Wisata Menawarkan Posisi untuk Lulusan SMA Hingga S1. Ini Syaratnya

“Saya mengapresiasi terselenggaranya World Hydropower Congress 2023 ini yang memilih lokasi di Indonesia. Semoga keindahan alam Bali dapat menginspirasi dan menghasilkan rekomendasi bagi bumi yang lebih lestari karena memang bumi kita tengah sakit,” ujar Presiden.

Menurut Kepala Negara, saat ini PBB telah menyebut bumi sudah bukan lagi mengalami pemanasan global, tetapi telah memasuki fase pendidihan global.

Jika kenaikan suhu bumi dibiarkan mencapai lebih dari 1,5 derajat Celsius, maka diprediksi akan membawa bencana bagi banyak orang di berbagai belahan dunia, tambah Jokowi.

Baca Juga: Vinicius Jr Perpanjang Kontrak di Real Madrid, Siap Persembahkan Banyak Gelar

“Diprediksi akan mengakibatkan 210 juta orang mengalami kekurangan air, 14 persen populasi akan terpapar gelombang panas, dan 290 juta rumah akan terendam banjir pesisir, dan 600 juta orang akan mengalami malnutrisi akibat gagal panen, dan ini adalah ancaman yang nyata bagi kita semuanya,” jelasnya.

Presiden mengatakan bahwa Indonesia berkomitmen penuh mempercepat transisi energi melalui penambahan energi baru terbarukan (EBT) dalam skala besar karena Indonesia kaya potensi energi hijau.

Baca Juga: 20 Danau Paling Alami dan Indah di Malang, Seperti di Negeri Dongeng, Film Kolosal dan Fantasi

Berdasarkan hitungan, potensi energi hijau Indonesia diperkirakan mencapai 3.600 gigawatt, baik yang bersumber dari matahari, angin, panas bumi, arus laut, ombak, bioenergi, dan hidro.

Terkait potensi hidro, Presiden Jokowi melanjutkan, Indonesia memiliki lebih dari 4.400 sungai yang potensial dan 128 di antaranya adalah sungai besar seperti Sungai Mamberamo di Papua yang memiliki potensi 24 ribu megawat. Kemudian, Sungai Kayan di Kalimantan Utara memiliki potensi 13 ribu megawatt yang nantinya akan digunakan sebagai sumber listrik untuk Green Industrial Park di Kalimantan.

Baca Juga: Enak Cetho, Jadi Standar Kualitas Angkringan Di Jogya

“Sekali lagi, ini adalah potensi besar yang bisa kita manfaatkan untuk masa depan bumi dan masa depan generasi penerus,” imbuhnya.

Halaman:

Tags

Terkini