Bendera Raksasa Di Puncak Bukit Laskar Pelangi

photo author
Dwi Soewanto, TitikTemu.co
- Kamis, 19 Agustus 2021 | 06:30 WIB
Pengibaran Bendera Raksasa di Puncak Bukit Laskar Pelangi (Lilik Suryanto)
Pengibaran Bendera Raksasa di Puncak Bukit Laskar Pelangi (Lilik Suryanto)

TITIKTEMU.CO

SUKOHARJO - Sekelompok remaja di Sukoharjo berhasil mengibarkan Sang Saka Merah Putih berukuran raksasa di puncak bukit Laskar Pelangi, perbatasan Sukoharjo-Wonogiri. Pembentangan bendera itu, dilakukan jelang detik-detik proklamasi, 17 Agustus 2021 pukul.10.05.


Aksi pengibaran bendera merah putih berukuran 12 x 16 meter itu merupakan kiprah kelompok Pecinta Alam dan Komunitas Goes Jantan, di Kecamatan Nguter, Sukoharjo, Jawa tengah, dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan ke-76 RI


“Alhamdulillah meskipun angin bertiup cukup kencang, kami bersama teman-teman goes berhasil membentangkan bendera berukuran 12 x 16 meter di puncak Laskar Pelangi tepat sat detik-detik proklamasi.” Ujar Lilik Suryanto, koordinator aksi.

(Video Pengibaran Bendera Raksasa di Bukit Laskar Pelangi)

https://www.youtube.com/watch?v=P36wvIz3x5U


Aksi pengibaran bendera ini juga disertai kegiatan upacara, diiringi lagu Indonesia Raya. Suasana semilir angin sepoi di puncak bukit itu-pun menambah khitmad perayaan kemerdekaan yang digelar para remaja tersebut

Lilik Suryanto mengatakan komunitasnya sengaja menggelar upacara bendera di puncak bukit Laskar Pelangi, karena dalam situasi pandemi covid-19 saat ini, kegiatan upacara di lapangan sementara ditiadakan.


“Meski situasi pandemi, kita masih bisa memperingati hari kemerdekaan dengan mengibarkan bendera raksasa, sekaligus mengenang jasa para pahlawan yang rela mengorbankan jiwa dan raganya untuk meraih kemerdekaan dari belenggu penjajahan kolonial,” ujar Lilik.

Para remaja tersebut berharap, peringatan kemerdekaan kali ini menjadi puncak berakhirnya pandemi covid-19. Untuk itu mereka mohon pemerintah bisa memberikan kebijakan yg solutif agar pandemi bisa disikapi tanpa mempengaruhi kondisi ekonomi masyarakat.


“Bangsa yg beradab mengerti arti sebuah kemerdekaan yg sebenarnya. Agar supaya kita tdk masuk ke lubang yang sama, yakni dijajah lagi oleh bangsa lain.” kata Lilik Suryanto. (ewa)***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Titiktemu

Tags

Rekomendasi

Terkini

X