joglosemar

Merapi Erupsi, Hujan Abu Guyur Boyolali dan Magelang

Senin, 16 Agustus 2021 | 13:55 WIB
Petugas BPBD Boyolali membagikan masker kepada pengguna jalan di wilayah Kecamatan Selo, Boyolali.ETUGAS bp (Liputan6.com)

TITIKTEMU.CO

Hujan abu mengguyur sejumlah desa di Kecamatan Selo (Boyolali), Kecamatan Dukun, Tegalrejo dan Sawangan (Magelang) Jawa Tengah. Hujan abu menyusul erupsi Gunung Merapi, Senin (16/8/2021). Dalam sepekan terakhir, intensitas erupsi Gunung Merapi menunjukkan peningkatan.

Di wilayah Kecamatan Selo, Boyolali, guyuran abu terlihat tebal di tiga desa, Tlogolele, Klakah, dan Jrakah. Dari tiga desa tersebut, Desa Tlogolele terlihat paling parah.

“Yang paling parah Desa Tlogolele. Di daerah itu abu sampai menutup tebal atap-atap rumah warga,” kata Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kecamatan Selo, Mujianto.

Baca Juga: Hati Hati, Gunung Merapi Erupsi Pagi Ini

Material abu vulkanik juga menutup lahan-lahan sayuran, dan jalanan dari Selo hingga perbatasan Magelang. Pengguna jalan yang melintasi kawasan itu harus ekstra hati-hati. Selain jalanan menjadi licin, jarang pandang juga terbatas.

“Aktivitas warga masih normal. Warga sudah terbiasan dengan kondisi seperti ini. Hanya saja kami terus mengimbau agar mereka tetap menggunakan masker. Itu standar untuk mencegah penyakit pernapasan, juga antisipasi Covid-19,” ujar Mujianto.

Dia menambahkan hujan abu terjadi setelah adanya luncuran awan panas guguran di Merapi yang terjadi pukul 05.36 dengan jarak luncur sekitar 2.000 meter, dan pukul 05.53 dengan  jarak luncur mencapai 3.500 meter.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebut awan panas guguran Gunung Merapi tercatat di seismogram dengan amplitudo 66 mm, durasi 289 detik, dan tinggi kolom 600 meter dari puncak. Jarak luncur 3.500 meter ke arah barat daya.

Menurut Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kabupaten Boyolali, Bambang Sinungharjo, hujan abu mulai mengguyur kawasan Selo pukul 06.00 WIB, dan hingga kini abu masih tebal menyelimuti sebagian desa.

Bambang mengungkapkan pekan lalu pihaknya mengirimkan 10.000 masker di daerah rawan bencana untuk mengurangi dampak abu terutama bagi kesehatan.

Sementara itu, di Magelang hujan abu mengguyur desa-desa di Kecamatan Dukun, Sawangan, dan Tegalrejo, Kabupaten Magelang.

Di Kecamatan Dukun, hujan abu dengan intensitas sedang sampai tebal terjadi di Desa Krinjing, Paten, Sengi, dan Banyudono. Hujan abu sedang hingga tebal juga terjadi di Desa Kapuhan, Mangunsari, Soronalan, dan Ketep di Kecamatan Sawangan.

“Setidaknya dalam dua pekan terakhir mulai sering hujan abu. Lagang tipis, kadang tebal. Ini terjadi akibat muntahan awan panas guguran Gunung Merapi,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Edi Wasono.

Halaman:

Tags

Terkini