Pemda DIY menerima bantuan penanganan Covid-19 berupa 1 unit mobil ambulans dan 1 unit mobil jenazah dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Serah terima bantuan dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Utama BNPB, Lilik Kurniawan kepada Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, Sabtu (14/08) di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.
Gubernur DIY, Sri Paduka dalam sambutan tertulisnya menyatakan, bantuan ini akan meringankan mobilitas pelayanan pasien Covid-19 di DIY, mengingat penambahan kasus positif Covid-19 di DIY cukup tinggi. “Adanya bantuan ini tentunya dapat mempercepat dan mempermudah dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan penanganan pandemi Covid-19,” jelas Sri Paduka.
Baca Juga: Ditunggu, Tenaga Kesehatan Gunung Kidul Akan Mendapat Moderna Untuk Vaksin Dosis ketiga
Sri Paduka mewakili Pemda DIY turut menyampaikan apresiasi atas inisiasi BNPB memberikan bantuan tersebut. “Semoga bantuan ini dapat menjadi salah satu langkah penting dalam mempercepat penanganan Covid-19 di DIY".
Sementara Sekretaris Utama BNPB, Lilik Kurniawan menyampaikan selain bantuan 2 unit mobil yang dihimpun dari pihak swasta, BNPB juga memberikan beberapa bantuan dalam bentuk lain.
“ Diantaranya bantuan hibah berupa Bedside, Ventilator ICU, Syringe Pump, Infuse Pump, Defibrilator, HFRH, CRRT, Mesin PCR, Mesin RNA dan alat-alat laboratorium lain kepada RSUP dr. Sardjito, Laboratorium BBTKLPP, dengan total nilai sebesar Rp. 6.724.433.279,” urai Lilik
Baca Juga: Asyik… Petani Gunung Kidul Akhirnya Dapat 140 Traktor
Lilik juga menyampaikan terima kasih kepada tenaga kesehatan, pekerja garis depan seperti dokter, perawat, dan seluruh petugas pelayanan kesehatan yang telah bekerja sangat keras dalam memberikan penanganan Covid-19 di wilayah DIY.
Kepala Pelaksana BPBD DIY, Biwara Yuswantana, menyampaikan bantuan ini diberikan pada momen yang tepat karena Pemda DIY baru saja menambah beberapa fasilitas isolasi terpusat (isoter). “Adanya penambahan ini tentu membutuhkan dukungan sarana baik bagi pasien ataupun juga saat pengangkutan jenazah. Ini juga dibutuhkan oleh posduk kita yang men-support Kabupaten/Kota. Ya semoga kita berharap kasusnya juga semakin landai,” tukas Biwara.