“Berbeda dengan bendungan beton. Kalau beton dikaji lebih mendalam lagi, karena lebih rigid (kaku – red.). Kalau ini (Waduk Pidekso) bendungannya fleksibel, tidak ada masalah saat ada gempa,” kata Dony.
Dony juga meyakinkan, bahwa pembangunan Waduk Pidekso sudah melewati sertifikasi desain. Saat pengisian air waduk dan saat akan dioperasikan, telah melewati sertifikasi operasi waduk.
“Umur bendungan tergantung dari banyak atau sedikitnya sedimentasi di waduk. Saat lingkungan bisa dijaga, sedimentasi waduk dijaga, umur waduk bisa bertambah panjang. Minimal, umurnya bisa mencapsi 50 tahun.” tambah Dony.***