joglosemar

Siap-siap! Kata BMKG, Wonogiri Mulai Alami Kekeringan Ekstrem

Minggu, 12 September 2021 | 06:30 WIB
Kekeringan di wilayah Kecanatan Eromoko, Wonogiri. (Ganug Nugroho Adi)

TITIKTEMU.CO, SEMARANG – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Semarang, Jawa Tengah, mencatat sebagian wilayah di Wonogiri, Jawa Tengah, mulai mengalami kekeringan ekstrem.

Seperti tahun-tahun lalu, langganan kekeringan dialami bagian selatan Wonogiri, seperti Kecamatan Paranggupito, Giritontro, Pracimantoro, Giriwoyo, dan Eromoko.

BMG juga mencatat sejumlah kecamatan lain di Wonogiri yang akan mengalami kekeringan ekstreem, adalah Manyaran, Wuryantoro, Slogohimo, Purwantoro dan Puhpelem.

Baca Juga: Merancang Wisata Kopi di Lereng Gunung Lawu Wonogiri

"Wilayah yang masuk kriteria kekeringan ekstrem ini akan mengalami hari tanpa hujan di atas 60 hari,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Semarang, Iis Widya Harmoko, Sabtu (11/9/2021). 

Dikutip Tititktemu.co dari Antara, Iis mengatakan pada dasarian I September, sebagian besar wilayah Jawa Tengah berada dalam kondisi curah hujan ringan.

BMKG sebelumnya telah menyebut wilayah Jawa Tengah secara umum akan memasuki musim hujan pada Oktober.

Baca Juga: Waduh! BMKG Prediksi Tiga Wilayah Indonesia Berpotensi Banjir Bandang! Riau, Sumbar, Jambi SIAGA!

Iis menjelaskan sifat musim pada periode 2021/2022 akan berlangsung normal. Durasi musim hujan diperkirakan sekitar 5 hingga 9 bulan.

Sedangkan musim hujan paling awal diprediksi terjadi pada akhir September. Sementara puncak musim hujan pada Januari 2022.***

Tags

Terkini