joglosemar

Panen Raya Tembakau, Gubernur Ganjar: Ayo Beli! Jangan Biarkan Gudang Kosong

Senin, 6 September 2021 | 15:41 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengecek sejumlah gudang tembakau perusahaan rokok di Temanggung, Senin (6/9/2021). (Jatengprov.go.id)

TITTIKTEMU.CO

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pabrik rokok di Temanggung tidak mengosongkan gudang saat petani tembakau panen raya. Ganjar meminta perusahaan rokok menggenjot pembelian tembakau petani.

“Jangan sampai tembakau menumpuk di petani, tapi gudang-gudang di pabrik malah kosong. Ayo, bantu petani tembakau kita,” kata Ganjar saat mengecek sejumlah gudang tembakau perusahaan rokok di Temanggung, Senin (6/9/2021).

Baca Juga: Gubernur Ganjar: Geothermal Dieng Bisa untuk Wisata Energi!

Gubernur mengecek dua gudang tembakau pabrik rokok di Jl Perintis Kemerdekaan, dan Jl Jl Raya Temanggung-Bulu. Namun, kondisi gudang kosong dan tidak ada keramaian petani menjual tembakaunya.

Ganjar menyampaikan pihaknya sudah berkomunikasi dengan pemilik perusahaan rokok agar membantu percepatan serapan tembakau petani. Dia mengaku menelpon secara langsung sejumlah pemilik perusahaan terkait kekosongan gudang.

“Ini kan lagi panen raya, cuaca bagus, panennya juga banter. Kalau pabrikan menyerap, ekonomi masyarakat akan menggelinding. Ini penting karena saat ini lagi pandemi. Kalau ekonomi menggelinding, pemerintah juga akan terbantu,” jelas Ganjar.

Baca Juga: Hore… Ganjar Salurkan 3.433 Paket Bantuan untuk Anak Yatim

Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Agus Parmuji membenarkan petani tembakau saat ini sedang galau. Meski sedang panen raya, namun serapan tembakau masih rendah.

“Dengan kedatangan Pak Gubernur kami berharapsegera ada percepatan pabrikan membeli tembakau petani. Semakin banyak serapan tembakau, harga akan semakin bagus," ujar Agus.

Baca Juga: Gubernur Beri Sinyal Wakil Bupati Banjar Negara Bersiap-siap Gantikan Budhi Sarwono

Seorang pengelola gudang tembakau PT Djarum, Arief, menyampaikan pembelian tembakau di gudangnya belum banyak karena baru dimulai pekan lalu.

"Biasanya tiap panen kapasitas penyerapan kami sekitar 500 ton. Kami pasti bantu petani, tapi tentunya tembakau yang sesuai standar. Kami akan lakukan percepatan sesuai perintah Pak Ganjar,” katanya.***

Tags

Terkini