TITIKTEMU.CO - Korban tragedi Halloween di Itaewon, didominasi remaja dan mayoritas dari wanita berusia dua puluhan tahunan.
Mereka terinjak-injak ketika terjadi kerumunan besar, saat merayakan Halloween yang menyebabkan kerumunan saling berdesak-desakan di sebuah gang di kawasan Itaewon. Insiden itu terjadi sekitar pukul 22.20 waktu setempat.
Saat itu banyak pengunjung pesta mengenakan topeng dan kostum Halloween. Tercatat saat ini, korban yang meninggal dunia mencapai 151 orang, dan lebih dari 150 lainnya terluka, dalam insiden di distrik Itaewon Seoul.
Baca Juga: Kehadiran selebritis picu kerumunan di Itaewon. Ini kronologi tragedi Halloween 2022
Choi Sung-beom, Kepala Stasiun Pemadam Kebakaran Yongsan, mengatakan dalam sebuah pengarahan di tempat kejadian. Banyak dari yang terluka berada dalam kondisi serius dan menerima perawatan darurat.
Lebih dari ratusan personel layanan darurat dikerahkan ke jalan-jalan untuk merawat yang terluka, termasuk semua petugas yang tersedia di Seoul. Saksi mata mengatakan hal itu kepada kantor berita Reuters.
Polisi mengalami kesulitan mengendalikan kerumunan pada saat-saat menjelang kejadian. Dan kerumunan semakin menjadi tidak terkendali, seperti dilansir you tube Korean Zone.
Perlu diketahui, Itaewon adalah kawasan populer di kalangan anak muda Seoul. Mereka berduyun-duyun ke bar dan restoran setelah periode panjang pembatasan Covid-19 dalam beberapa tahun terakhir ini.
Baca Juga: Tragedi perayaan Halloween di Itaewon Korsel, 151 orang meninggal
Banyak yang ingin merasakan perayaan Halloween pertama mereka bersama. Dan pada Sabtu (29/10/2022), diperkirakan ada sekitar 100.000 orang lebih di sana untuk merayakan malam Halloween.***