internasional

7 Negara dengan Biaya Hidup Tertinggi di Dunia Tahun 2025, Swiss dan Singapura Masih di Puncak

Senin, 21 Juli 2025 | 10:50 WIB
Ilustrasi. 7 Negara dengan Biaya Hidup Tertinggi di Dunia Tahun 2025, Swiss dan Singapura Masih di Puncak (Pixabay.com/@cegoh)

TITIKTEMU.CO - Memutuskan tinggal atau bekerja di luar negeri membutuhkan banyak pertimbangan, salah satunya adalah soal biaya hidup. Tahun 2025 mencatatkan lonjakan biaya hidup di berbagai negara dunia, membuat sejumlah tempat menjadi termahal untuk ditinggali, bahkan hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

Data terkini yang dirangkum dari Numbeo dan beberapa sumber internasional menunjukkan bahwa faktor seperti inflasi, nilai tukar mata uang, serta standar hidup yang tinggi turut berkontribusi terhadap tingginya biaya hidup di negara-negara tersebut. Meski memiliki kualitas hidup yang tinggi, infrastruktur modern, dan pelayanan publik terbaik, pengeluaran bulanan di negara-negara ini bisa sangat menguras kantong, terutama bagi pendatang baru.

Baca Juga: Masih Wort It! Ini 5 Rekomendasi Motor Bekas Harga Rp4 Jutaan di 2025: Murah, Tangguh, dan Irit untuk Harian

Berikut adalah daftar 10 negara dengan biaya hidup termahal di dunia tahun 2025:

1. Swiss

Tak tergeser dari posisi teratas, Swiss kembali menjadi negara dengan biaya hidup paling mahal. Harga makanan, transportasi, dan perumahan di sana sangat tinggi. Mata uang Swiss Franc yang kuat serta gaji rata-rata yang besar ikut mendorong harga-harga naik. Namun, warga menikmati layanan kesehatan kelas dunia dan lingkungan yang bersih serta aman.

2. Singapura

Singapura menduduki peringkat tertinggi sebagai negara dengan biaya hidup termahal di Asia. Luas lahan yang terbatas dan jumlah penduduk yang padat membuat harga sewa properti dan kebutuhan sehari-hari membumbung tinggi.

Baca Juga: Cara Cek Bantuan PIP 2025 Secara Online: Panduan Lengkap untuk Siswa dan Orang Tua

Meski begitu, banyak ekspatriat memilih tinggal di sini karena sistem pendidikan, transportasi umum, dan keamanan yang sangat baik.

3. Hong Kong

Wilayah administratif khusus ini terkenal sebagai salah satu pasar properti termahal di dunia. Harga tempat tinggal, makanan, dan transportasi terus melonjak seiring dengan statusnya sebagai pusat finansial global. Tinggal di Hong Kong membutuhkan pengeluaran besar meskipun sistem transportasinya sangat efisien.

4. Islandia

Negara pulau ini memiliki biaya hidup tinggi karena hampir seluruh kebutuhan dipenuhi melalui impor. Keterpencilan geografis serta iklim yang menantang menambah beban logistik. Meski begitu, sistem pendidikan dan layanan publik di Islandia tergolong luar biasa, membuat kualitas hidup tetap terjaga.

Halaman:

Tags

Terkini