internasional

Tradisi Pemakaman Paus di Tiga Peti: Simbol, Makna, dan Transisi Kepemimpinan

Kamis, 24 April 2025 | 05:24 WIB
Paus Fransiskus akan dimakamkan di toga peti (X.com/justkoko)

Novemdiales: Masa Berkabung Selama Sembilan Hari

Usai pengumuman resmi wafatnya Paus, dimulailah Novemdiales—masa berkabung sembilan hari berturut-turut yang diisi dengan Misa Requiem dan doa bersama.

Dalam masa ini, Kolegium Kardinal mengambil alih tugas administratif Gereja, namun tidak diperbolehkan membuat keputusan besar.

Baca Juga: Kejagung Sita Aset Pengacara Ariyanto Bakri Terkait Kasus Ekspor CPO

Perjalanan Jenazah Menuju Basilika

Jenazah Paus yang telah dibersihkan dan dikenakan jubah liturgis merah-putih akan disemayamkan terlebih dahulu di kediamannya, Santa Marta.

Selanjutnya, jenazah dipindahkan ke Basilika Santo Petrus agar umat dari seluruh dunia dapat memberikan penghormatan terakhir.

Baca Juga: Paus Fransiskus Meninggal Dunia, Menag Ungkapkan Rasa Duka Mendalam: Jasa dan Persahabatan Beliau Tidak Bisa Kita Lupakan!

Prosesi Pemakaman Paus Fransiskus

Pemakaman Paus Fransiskus dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 26 April 2025 pukul 10.00 waktu Roma.

Yang menarik, sesuai permintaan dalam surat wasiatnya, Paus Fransiskus akan dimakamkan di Basilika Santa Maria Maggiore—berbeda dari tradisi sebelumnya yang menguburkan para Paus di Basilika Santo Petrus.

Baca Juga: Paula Verhoeven Buka Suara Soal Konflik Rumah Tangganya dengan Baim Wong, Bingung Dituduh Selingkuh Saat Semua Orang ada di Rumah

Makna Tiga Lapis Peti Mati

Rangkaian tiga peti mati yang digunakan dalam pemakaman Paus mengandung filosofi yang dalam:

Peti pertama terbuat dari kayu cemara, melambangkan kesederhanaan dan pengingat bahwa setiap manusia, tak peduli seberapa tingginya kedudukan, akan kembali ke tanah.

Halaman:

Tags

Terkini