internasional

Dirawat Lebih dari Satu Bulan, Paus Fransiskus Disebut Harus Belajar Bicara Lagi

Senin, 24 Maret 2025 | 11:22 WIB
Paus Fransiskus di Balkon Rumah Sakit Sebelum Kembali ke Vatikan (instagram.com/vaticannewspt)

TITIKTEMU.CO - Setelah menjalani perawatan intensif akibat pneumonia ganda, Paus Fransiskus dikabarkan harus belajar berbicara kembali.

Hal ini terjadi karena efek samping dari terapi oksigen aliran tinggi yang ia jalani selama beberapa pekan di Rumah Sakit Gemelli, Roma.

Kondisi terbaru Paus diungkapkan oleh Kardinal Vatikan, Victor Manuel Fernandez, dalam acara peluncuran buku terbaru pemimpin Gereja Katolik tersebut.

Baca Juga: Paus Fransiskus Keluar dari Rumah Sakit Setelah Dirawat Selama 38 Hari

"Paus dalam kondisi sangat baik, tetapi oksigen aliran tinggi mengeringkan segalanya," kata Fernandez, dikutip Reuters, Jumat 21 Maret 2025.

Fernandez menjelaskan bahwa meskipun kondisi fisik Paus masih stabil, efek terapi oksigen yang berkepanjangan membuatnya harus kembali melatih cara berbicara.

"Dia (Paus Fransiskus) perlu belajar kembali cara berbicara, tetapi kondisi fisiknya secara keseluruhan masih seperti sebelumnya," imbuhnya.

Baca Juga: Yakin Mental Bangkit di Laga Indonesia Vs Bahrain, Rizky Ridho Soroti Peluang Duet Bareng Jay Idzes

Diketahui, Paus Fransiskus telah menjalani perawatan selama lebih dari lima pekan akibat pneumonia ganda yang menyerang kedua paru-parunya.

Selama dirawat, Vatikan hanya sekali merilis suara Paus pada 6 Maret 2025, yang saat itu terdengar serak dan sesak.

Dalam pembaruan terbaru pada Jumat, Kantor Pers Takhta Suci Vatikan menyatakan bahwa kondisi Paus stabil.

Baca Juga: Bayar Tol Pakai BRIZZI, Mudik Lebaran Lebih Nyaman

"Pada malam hari, dia tak lagi menggunakan ventilasi mekanis dengan masker, tetapi menerima oksigenasi aliran tinggi melalui kanula hidung," demikian pernyataan resmi Vatikan yang dikutip Vatican News.

Pada siang hari, penggunaan oksigen aliran tinggi semakin dikurangi seiring dengan perbaikan kondisi Paus.

Halaman:

Tags

Terkini