internasional

Menutup Kunkernya di Amerika Serikat, Presiden Prabowo : Kolaborasi Selalu Lebih Baik dari Konfrontasi

Jumat, 15 November 2024 | 08:10 WIB
Presiden Prabowo Subianto menutup kunjungan kerjanya di Washington DC, Amerika Serikat. (dok. Tim Media Prabowo Subianto)

 

TITIKTEMU.CO, Washington, DC — Presiden RI Prabowo Subianto menutup kunjungan kerja (kunker) di Washington, DC, Amerika Serikat. Ia menekankan betapa pentingnya kolaborasi dibanding konfrontasi.

Hal itu Prabowo tegaskan usai bertemu dengan Menteri Pertahanan AS Llyod James Austin di Washington DC, Rabu (13/11). Pertemuan antar keduanya berlangsung pada pukul 12:15 siang waktu setempat.

 Baca Juga: Erick Thohir, Ajak Sepakbola ASEAN Naikkan Kualitas Demi Bersaing di Asia

“Kita menghormati semua kekuatan, tapi kita juga akan tetap mempertahankan kedaulatan kita. Tapi kita memilih, saya memilih selalu mencari peluang untuk kerja sama,” tutur Prabowo.

Prabowo menilai kolaborasi penting sebab hal itu akan semakin meningkatkan penguatan kerja sama dan saling menhormati antar negara.

Baca Juga: Pengikut di Medsos Auto Nambah! Kevin Diks Ungkap Perasaan Bangganya Usai Jalani Latihan Perdana Bareng Skuad Shin Tae-yong

“Saya percaya kolaborasi, kerja sama, selalu lebih baik daripada konfrontasi atau konflik,” tegasnya.

Untuk itu perlu pengupayaan secara bersama, gotong royong, dan saling percaya untuk menjaga hubungan baik kerja sama dengan semua pihak.

Baca Juga: Cara Menggandakan Aplikasi di HP Samsung dengan Mudah dan Cepat untuk Dua Akun WhatsApp

“Tentunya ini harus diupayakan ya, tidak akan datang sendiri. Harus ada upaya untuk membangun saling percaya, saling menghormati. Jadi kita memilih untuk memelihara hubungan baik dengan semua pihak,” imbuhnya.

Presiden Prabowo memulai kunjungan kerja luar negeri perdananya pada Jumat, 8 November 2024.

Baca Juga: Pahlawan Inklusi Keuangan, AgenBRILink di Tengah Kebun Kelapa Sawit Berhasil Dekatkan Layanan Perbankan dengan Masyarakat

Dalam lawatannya Prabowo mengunjungi sejumlah negara untuk melakukan pertemuan bilateral dan multilateral.

Presiden mengatakan bahwa pertemuan tersebut akan membahas sejumlah masalah penting mulai dari ekonomi hingga geopolitik global.***

Tags

Terkini