Fakta 7 Manfaat Mendengarkan Musik Sejak Dini

photo author
Leonardo Pamungkas, TitikTemu.co
- Minggu, 29 Agustus 2021 | 19:16 WIB
Belajar Musik Sejak Dini Sangat Membantu Tumbuh Kembang Anak (Pic. Istimewa)
Belajar Musik Sejak Dini Sangat Membantu Tumbuh Kembang Anak (Pic. Istimewa)

TITIKTEMU.CO

Mendengarkan musik merupakan sesuatu yang menyenangkan, apalagi musik yang digemari. Mengenalkan musik pada anak juga dapat memberikan berbagai manfaat yang jauh lebih besar dari sekadar menghibur.

Salah satu manfaat musik adalah untuk mendukung tumbuh kembang anak. Secara naluriah, orang tua kerap menggunakan musik untuk menghibur atau menenangkan anak. Berikut adalah 7 manfaat mendengarkan musik yang mungkin tidak Anda sadari :

  1. Menunjang perkembangan otak dan fisik

Sebuah studi di tahun 2016 menunjukkan, bahwa anak sering terpapar musik pada masa kanak-kanaknya dapat membuat perkembangan otaknya lebih maju, terutama penguasaan bahasa dan kemampuan membacanya. Selain itu bayi-bayi prematur yang distimulasi dengan musik klasik mengalami pertambahan berat badan yang signifikan, karena musik klasik membuat bayi merasa nyaman dan tidur lebih nyenyak.

  1. Mempertajam daya ingat dan kemampuan berpikir

Menurut penelitian hubungan antar sel otak pada musisi atau orang yang aktif bermusik cenderung lebih banyak daripada mereka yang jarang mendengarkan musik. Karena itu akan lebih baik jika anak diberi stimulasi melalui musik sejak dini untuk meningkatkan kemampuan berpikirnya. Manfaatnya kerja otak menjadi lebih cepat, efektif dan kreatif

  1. Melatih konsentrasi dan koordinasi untuk tumbuh kembang anak

Musik klasik dapat membantu meningkatkan konsentrasi anak, memainkan alat musik juga dapat melatih fokus pada sesuatu hal dalam waktu tertentu. Hal ini akan bermanfaat untuk anak dapat mengikuti pelajaran sekolah dengan lebih fokus. Menari mengikuti musik juga akan membantu mengembangkan motorik anak dan kemampuan koordinasi seperti melompat dsb.

  1. Meredakan stress

Penelitian di Universitas Drexel Philadelphia menemukan bahwa musik dapat mengurangi rasa sakit para penderita kanker. Jika penderita kanker merasakan sakit, selain diberi obat mereka juga memerdengarkan musik. Orang tua juga bisa memutar musik/lagu kesukaanya untuk meredakan stress dan membuat anak merasa rileks

  1. Mengembangkan emosi sosial dengan baik

Selain kemampuan kognitif anak, musik juga memberikan stimulasi yang baik pada perkembangan emosi dan sosial anak. Alunan lagu membantu tubuh dan pikiran bekerja dengan seimbang. Saat bermain musik dengan orang lain, si anak akan berinteraksi dengan lingkungannya. Ketrampilan sosialnya akan terasah dengan sendirinya.

  1. Meningkatkan kemampuan akademis

Anak yang sering mendengar musik akan membantu meningkatkan kemampuan alaminya untuk memecahkan kode suara atau kata. Dan menyanyi atau mendengarkan lagu akan memantu anak belajar melalui sistem pengulangan. Dengan mengetahui irama musik, anak akan belajar mengenal pola urutan.

Ketrampilan ini menjadi dasar untuk mengembangkan kemampuan berhitung dan mengenal huruf. Menurut National Association of Music Merchants Foundation (NAMM Foundation) belajar memainkan alat musik dapat membantu kemampuan matematika anak.

 

  1. Musik membuat perasaan Bahagia

Bernyanyi dan bermusik akan memberikan kesenangan dan kebahagiaan, baik untuk orang dewasa maupun anak-anak. Apabila orang tua dan anak menikmati musik bersama maka akan membentuk ikatan batin dan emosi antara orang tua dan anak menjadi lebih baik. Rasa bahagia anak dan hubungan yang baik dengan orang tua akan menunjang tumbuh kembang anak secara optimal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Tags

Rekomendasi

Terkini

Lirik Yalal Waton Latin, Arab, Arti, dan Penciptanya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:24 WIB
X