gaya-hidup

Bikin Nendang, Sarapan Pagi Jajan Pasar Mbah Satinem

Jumat, 13 Agustus 2021 | 06:00 WIB
Mbah Satinem dengan lupis dagangannya (instagram/wonderfulyogya)

Mau sarapan, tapi bosan dan ingin yang berbeda ?

Kalau itu alasannya, tidak ada salahnya untuk mencoba sarapan jajanan pasar, legendaris di Yogyakarta. Lupis Mbah Satinem namanya. Isinya perpaduan lupis gatot dan cenil yang kenyal. Lupis terbuat dari tepung beras kentan. Bentuknya biasa segitiga atau lonjong. Sedangkan cenil  pati singkong dan tepung kanji. Adonan ini biasanya  diberi pewarna makanan sehingga beraneka warna dan bentuk.

Dengan cekatan, Mbah Satinem mencampurkan lupis dan cenil dalam wadah daun pisang. Supaya lebih gurih ditaburi parutan kelapa dan manis dengan cairan gula merah.

Campuran lupis dan cenil ini kemudian akan memanjakan lidah. Rasa kenyal, gurih dan manis , lumer didalam mulut. Terasa pas untuk sarapan pagi . Terlebih jika ditutup teh hangat tawar.

Jajanan pasar yang mulai jarang ditemui. Memang perlu perjuangan untuk sarapan yang terlihat sederhana ini. Pelanggan yang ingin membeli lupis Mbah Satinem, bisa langsung mengambil nomor antrian dan menunggu dipanggil. Tidak jarang lupis Mbah Satinem ini ludes dengan cepat. Pelanggan yang terlambat datang, bisa langsung kehabisan.

Banyak orang yang sengaja datang ke Yogyakarta hanya untuk menyantap lupis Mbah Satinem. yang terletak di sekitaran Tugu Yogyakarta.  Tepatnya di jalan Bumijo No.52-40. Mbah Satinem mulai berjualan dari pukul 06.00 pagi sampai habis. Untuk satu porsi yang berisi lupis, gatot, cenil, gula merah dan taburan parutan kelapa, Lupis Mbah Satinem dibanderol dengan harga sepuluh ribu rupiah.

Kalau mau coba sarapan berbeda, langsung datang dan  jangan sampai kesiangan ya!

Tags

Terkini

Lirik Yalal Waton Latin, Arab, Arti, dan Penciptanya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:24 WIB