Nah, dalam kondisi dibuka penuh, layar internal berukuran 7,76 inci, hanya sedikit lebih kecil dari iPad mini yang berukuran 8,3 inci. Resolusi layar diklaim mencapai 2.713 x 1.920 piksel.
Jika bocoran ini akurat, iPhone Fold jelas diposisikan sebagai ponsel peralihan antara iPhone dan iPad. Bukan sekadar ponsel lipat untuk gaya, tapi ponsel dengan area layar yang lebih luas.
Desain Lebar Demi Pengalaman Tablet
Pendekatan ini menjelaskan mengapa iPhone Fold terlihat lebih lebar atau terkesan gendut saat dilipat. Apple tampaknya memprioritaskan pengalaman layar internal agar mendekati tablet sungguhan.
Strategi ini sejalan dengan karakter Apple yang kerap mengutamakan kenyamanan penggunaan jangka panjang dibanding sekadar desain ekstrem.
Dengan layar lebar, aktivitas seperti membaca, multitasking, hingga menggambar dengan stylus (jika kelak didukung) bisa menjadi lebih optimal.
Baca Juga: Redmi 15 vs Redmi Note 14: Spesifikasi, Fitur Unggulan, Kelebihan & Kekurangan HP Harga Rp 2 Jutaan
Ketebalan dan Engsel Jadi Sorotan
Soal ketebalan, file CAD menyebut iPhone Fold memiliki bodi setebal 9,6 mm saat dilipat, belum termasuk tonjolan kamera. Dalam kondisi terbuka, ketebalannya hanya sekitar 4,8 mm.
Perbedaan ini kemungkinan besar berkaitan dengan desain engsel yang menjadi komponen paling krusial pada perangkat foldable.
Engsel iPhone Fold dirancang khusus untuk mengurangi tekanan berlebih pada layar, sekaligus meminimalkan munculnya lipatan atau crease.
Kamera: Dua Lensa, Bukan Satu?
Desain kamera juga menarik perhatian. Render menunjukkan adanya camera plateau ala iPhone Air, tapi dengan dua kamera belakang, bukan satu.
Selain itu, terlihat dua kamera depan: satu di layar luar dan satu di layar dalam. Posisi kamera internal tampak sedikit ke samping. Mungkinkah Apple akan menggunakan Dynamic untuk ponsel lipat?
Meski bocoran ini terlihat cukup detail, Apple belum memberikan konfirmasi apa pun. Apalagi, jadwal rilis iPhone Fold diperkirakan masih cukup lama, kemungkinan akhir 2026.***