Kontributor terbesar Huawei adalah seri Huawei Mate, yang terus menarik perhatian pengguna yang mendambakan ponsel lipat dengan kamera kelas atas dan daya tahan baterai lama.
Walau Huawei masih menghadapi berbagai pembatasan di sejumlah negara, performanya di pasar domestik Tiongkok menjadi penyelamat yang menjaga posisinya tetap stabil.
Motorola dan Honor: Dua Cerita Berbeda
Di peringkat ketiga, Motorola mempertahankan pangsa pasar 7 persen, tumbuh tipis 16 persen YoY. Kehadiran Razr generasi terbaru membantu Motorola tetap relevan, terutama di Amerika Utara dan Eropa.
Sementara itu, Honor justru mengalami penurunan cukup tajam. Dari pangsa pasar 10 persen pada kuartal III-2024, melemah ke angka 6 persen pada kuartal III-2025, atau turun 31 persen.
Baca Juga: Galaxy Z TriFold Bakal Dirilis 12 Desember, HP Lipat Tiga dari Samsung
Vivo Tumbuh Paling Agresif
Salah satu kejutan datang dari Vivo sebagai vendor dengan pertumbuhan tercepat pada kuartal III-2025. Vivo meraih pangsa pasar 4 persen, naik dari 3 persen tahun lalu. Pertumbuhan YoY mencapai 67 persen.
Langkah agresif Vivo memperluas lini produk dan menggarap pasar Asia Tenggara serta India terbukti efektif. Desain elegan, harga terjangkau, dan fitur kamera membuat Vivo dilirik konsumen muda.
Xiaomi Terpuruk Tajam
Berbanding terbalik dengan Vivo, Xiaomi mengalami penurunan paling drastis di antara pemain besar. Pengiriman ponsel lipat Xiaomi anjlok hingga 54 persen, dengan pangsa pasar hanya 2 persen pada kuartal III-2025.
Salah satu penyebabnya adalah kurangnya pembaruan produk dan persaingan ketat dari brand-brand yang merilis model lebih inovatif.
Baca Juga: Xiaomi 17 Ultra Meluncur Akhir Desember, Pamer Lensa Leica Generasi Baru dan Kamera 1 Inci
Daftar Enam Besar Pasar Ponsel Lipat Kuartal III-2025
Berikut rangkuman performa vendor HP lipat dunia berdasarkan data Counterpoint Research: