TITIKTEMU.CO - Overthinking adalah kondisi ketika pikiran terus berputar tanpa henti, memikirkan hal yang sudah terjadi atau yang belum tentu terjadi.
Orang yang mengalaminya sering merasa terjebak dalam lingkaran pikiran yang sulit dikendalikan.
Misalnya, mengulang percakapan di kepala, menyesali keputusan, atau membayangkan kemungkinan terburuk.
Baca Juga: Drama Kursi Tiara Andini di Pesawat: Dari Tolak Tukar Seat hingga Sindir Pejabat Punya Kuasa
Mengapa Overthinking Berbahaya?
Sekilas terlihat sepele, tapi overthinking bisa berdampak besar pada kesehatan mental dan fisik.
Pikiran yang terlalu aktif membuat tubuh ikut tertekan. Gejalanya bisa berupa sulit tidur, cepat lelah, jantung berdebar, hingga rasa cemas berlebih.
Dalam jangka panjang, kondisi ini mengikis rasa percaya diri dan produktivitas.
Baca Juga: Vampir Ekonomi: Cara Nyeleneh Dennis Snower Mengulik Kebijakan Makro yang Dekat dengan Hidup Kita
Penyebab Overthinking
Beberapa faktor pemicu overthinking antara lain:
- Perfeksionisme: Selalu ingin semua sempurna sehingga sulit menerima kesalahan.
- Trauma masa lalu: Pengalaman buruk membuat seseorang terlalu berhati-hati.
- Ketakutan gagal: Membayangkan risiko berlebihan sebelum bertindak.
Baca Juga: Robert Kiyosaki: Dari Pilot Perang Vietnam hingga Guru Kebebasan Finansial Dunia
Cara Mengatasi Overthinking
Tidak ada cara instan, tapi ada beberapa strategi yang bisa membantu: