TITIKTEMU.CO - Tesla meluncurkan mobil listrik terbaru di China,Tesla Model 3+. Mobil listrik ini dikenal juga sebagai varian Long Range berpenggerak roda belakang.
Mengandalkan jarak tempuh terjauh, kehadiran Tesla Model 3+ semakin memperkuat posisi Tesla di pasar mobil listrik global, terutama di segmen sedan premium.
Dilansir dari CarNewsChina, Tesla Model 3+ mampu menempuh jarak hingga 830 kilometer dengan sekali pengisian daya. Keunggulan ini menjadikannya sebagai mobil listrik dengan jarak tempuh terjauh saat ini.
Baca Juga: Lamborghini Fenomeno Meluncur, Supercar Berkecepatan 350 Km per Jam, Tarbatas Hanya 29 Unit
Akselerasi Lebih Cepat
Angka ini menjadikannya sebagai Tesla dengan jarak tempuh paling panjang dibandingkan model lain. Bagi pengguna yang sering melakukan perjalanan jauh, kemampuan ini akan mengurangi frekuensi pengisian baterai.
Tesla Model 3+ tidak hanya unggul di jarak tempuh, tetapi juga di sektor performa. Mobil ini mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam 5,2 detik.
Kemampuan ini lebih cepat dibandingkan dengan model 3 standar berpenggerak roda belakang yang membutuhkan waktu 6,1 detik. Perbedaan ini membuat pengalaman berkendara terasa lebih responsif dan bertenaga.
Baca Juga: Xpeng P7 Terbaru Mengaspal di China, Dipesan 10 Ribu Unit dalam Tujuh Menit!
Spesifikasi Baterai dan Teknologi
Model ini dibekali spesifikasi baterai NMC terner kapasitas 78,4 kWh yang dipasok oleh LG. Teknologi baterai ini memberikan kombinasi optimal antara kapasitas besar, umur pakai panjang, dan efisiensi energi.
Dengan kapasitas tersebut, Tesla berhasil menciptakan sedan listrik yang hemat daya namun tetap bertenaga. Dan, tentu saja, kemampuan jarak tempuh yang lebih jauh.
Di China, harga Tesla Model 3+ dibanderol mulai 269.500 yuan atau sekitar Rp610 jutaan. Untuk ukuran mobil listrik premium dengan spesifikasi sekelas ini, harganya tergolong kompetitif di pasar.
Baca Juga: Pecahkan Rekor Lelang Mobil di Monterey, Ferrari Daytona SP3 Terjual Rp421 Miliar