Baterai: A5 Pro punya kapasitas 5.800 mAh dengan fast charging 45W. Sementara A6 Pro bisa membawa daya baterai lebih besar, sebuah keunggulan baterai dengan ketahanan ekstra.
Melihat perbandingan ini, Oppo sepertinya berusaha memberikan keseimbangan antara desain lebih ringkas, performa lebih cepat, serta baterai yang lebih tahan lama.
Baca Juga: Moto G86 Power Masuk Indonesia, Pamer Kamera 4K di Semua Lensa dan Baterai Jumbo, Segini Harganya
Strategi Peluncuran Global
Sertifikasi yang sudah dikantongi di India dan Uni Emirat Arab menunjukkan bahwa Oppo tidak hanya menargetkan pasar lokal di Tiongkok, melainkan juga fokus pada peluncuran global.
Strategi ini mirip dengan Oppo A5 Pro yang cukup sukses menembus beberapa negara Asia, termasuk Indonesia. Dengan munculnya sertifikasi, biasanya peluncuran tidak akan lama lagi.
Jika melihat tren yang sudah-sudah, kemungkinan besar Indonesia akan menjadi salah satu pasar tujuan. Sebab, Oppo A5 Pro 5G yang diluncurkan awal 2025 mendapat respon cukup baik di Indonesia.
Baca Juga: Samsung Galaxy S25 FE Segera Masuk di Indonesia, Intip Bocoran Spesifikasi dan Harga
Bocoran Spesifikasi Oppo A6 Pro 5G
Meskipun spesifikasi lengkap belum diumumkan, ada beberapa hal yang patut diantisipasi dari Oppo A6 Pro 5G:
Baterai Lebih Besar
Mengikuti tren smartphone mid-range asal Tiongkok, banyak yang meningkatkan kapasitas baterai. Jika A6 Pro membawa baterai lebih besar dari 5.800 mAh, tentu menjadi nilai jual utama.
Performa Lebih Kencang
Dengan chipset yang belum diumumkan, besar kemungkinan Oppo memilih prosesor generasi terbaru untuk memberikan performa lebih baik, terutama untuk gaming dan multitasking.
Desain Lebih Nyaman