Micro house di Indonesia harus disesuaikan dengan iklim tropis. Pastikan rumah memiliki ventilasi yang baik agar udara bisa mengalir lancar dan rumah tidak mudah panas.
3. Utamakan Ruang Esensial
Dalam micro house, kamu harus memprioritaskan ruang-ruang yang benar-benar dibutuhkan. Pastikan rumah memiliki kamar tidur, kamar mandi, dapur, dan ruang tamu.
Jika ada sisa ruang, baru tambahkan area tambahan seperti ruang makan, ruang kerja, atau garasi. Fokus pada kebutuhan utama agar rumah tidak terasa sumpek.
4. Gunakan Furnitur Multifungsi
Karena keterbatasan ruang, pilih furnitur multifungsi. Misalnya, tempat tidur dengan laci penyimpanan, meja makan lipat yang bisa disimpan saat tidak digunakan, atau lemari yang j difungsikan sebagai sekat ruangan.
5. Rutin Decluttering
Tinggal di micro house menuntut pemiliknya lebih disiplin dalam memilah barang. Hindari kebiasaan menumpuk barang yang jarang dipakai. Selain itu, lakukandecluttering atau menyingkirkan barang yang tidak dibutuhkan.
6. Manfaatkan Teknologi Smart Home
Penerapan teknologi rumah pintar bisa membantu memaksimalkan efisiensi micro house. Dengan smart home system, kamu bisa mengontrol lampu, AC, hingga sistem keamanan hanya melalui smartphone.***