Baca Juga: Ramadan Sebentar Lagi! Begini Cara Mengenalkan Puasa pada Anak dengan Menyenangkan
3. Ajak Anak Tetap Aktif, tapi Jangan Berlebihan
Salah satu alasan anak mudah rewel saat puasa adalah karena bosan.
Jika mereka hanya duduk diam dan menunggu waktu berbuka, rasa lapar akan terasa lebih berat.
Untuk mengatasinya, ajak anak melakukan aktivitas ringan yang tetap menyenangkan.
Misalnya, bermain permainan edukatif, menggambar, membaca cerita Islami, atau membuat kerajinan tangan bertema Ramadan.
Jika anak senang memasak, ajak mereka membantu menyiapkan takjil berbuka. Ini tidak hanya mengalihkan perhatian mereka dari rasa lapar tetapi juga membangun momen kebersamaan dalam keluarga.
Namun, hindari aktivitas yang terlalu menguras energi, seperti berlarian di luar rumah atau bermain game yang membuat mereka cepat lelah.
4. Berikan Pemahaman Bahwa Puasa Itu Menyenangkan, Bukan Beban
Kadang, anak rewel saat puasa bukan karena lapar, tetapi karena merasa puasa adalah beban. Untuk itu, penting bagi orang tua untuk membangun mindset positif tentang puasa.
Jelaskan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga melatih kesabaran, memperbanyak ibadah, dan mendapatkan pahala.
Gunakan bahasa yang ringan dan cerita menarik agar anak merasa bersemangat menjalani puasanya.
Selain itu, beri apresiasi atas usaha mereka. Tidak perlu hadiah besar—pujian tulus, pelukan, atau sekadar stiker penghargaan sudah cukup membuat mereka merasa dihargai.