TITIKTEMU.CO - Saat menstruasi, ada banyak hal yang bisa membuat wanita merasa tidak nyaman, salah satunya adalah bau tidak sedap yang muncul saat mengganti pembalut atau tampon.
Menurut Dr. Alyssa Dweck, seorang ginekolog dari New York, darah menstruasi mengandung jaringan lapisan rahim yang terlepas, sehingga aroma yang dihasilkan bisa berbeda dari bau darah biasa.
Menurut Mayo Clinic, bau tidak normal pada miss V juga bisa menjadi tanda tampon yang lupa diganti.
Penting untuk segera mengganti tampon, karena memakainya lebih dari delapan jam dapat meningkatkan risiko sindrom syok toksik, sebuah kondisi yang sangat berbahaya.
Selain itu, infeksi jamur juga bisa menjadi penyebab bau tidak sedap selama menstruasi, terutama bau yang lebih asam.
Baca Juga: Heboh! Tingkah Gitaris Vincent Rompies di Pestapora 2024 Bikin Netizen Geram
Infeksi menular seksual (IMS) tertentu, seperti bakteri vaginosis, dapat menyebabkan keluarnya cairan dengan bau busuk yang khas.
Untuk menghindari bau tidak sedap, menjaga kebersihan selama menstruasi sangat penting. Mengganti pembalut atau tampon secara teratur dan menghindari penggunaan sabun pembersih pada miss V dapat membantu menjaga keseimbangan pH alami tubuh.
Menurut Dr. Megan Zaander, seorang dokter kandungan bersertifikat, bau asam selama menstruasi sebenarnya normal karena miss V memiliki pH yang lebih asam. Namun, jika bau amis muncul, itu bisa menjadi tanda adanya bakteri vaginosis (BV).
Dr. Zaander menambahkan, pH alami miss V yang asam membantu mencegah infeksi, namun perubahan hormon atau penggunaan antibiotik dapat mengganggu keseimbangan ini, menyebabkan kondisi seperti bakteri vaginosis.
Baca Juga: Ketahui 10 Kebiasaan Pagi yang Membuat Orang Sukses Semakin Sukses
Jika BV terjadi, antibiotik biasanya diresepkan oleh dokter, sementara untuk infeksi jamur, obat yang dijual bebas mungkin cukup efektif. Namun, terkadang bau yang muncul selama menstruasi tidak memerlukan perawatan medis.
Untuk menjaga kesehatan organ intim selama menstruasi, menjaga kebersihan yang baik, mengganti pembalut atau tampon secara teratur, dan memperhatikan tanda-tanda infeksi adalah langkah penting. Jadi, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika ada hal yang tidak biasa terjadi pada tubuhmu selama menstruasi.***